DILI, 08 Oktober 2025 (TATOLI)— Pemerintah melalui Rapat Dewan Menteri menyetujui proposal untuk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Republik Demokratik Timor-Leste dan Pemerintah Malaysia terkait kerja sama di bidang pengembangan informasi dan media.
Nota Kesepahaman tersebut akan ditandatangani di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan digelar pada 24 hingga 26 Oktober mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia, oleh Sekretaris Negara Komunikasi Sosial Timor-Leste, Expedito Dias Ximenes, dan Menteri Komunikasi Malaysia, Ahmad Fahmi bin Mohamed Fadzil.
Menurut Expedito Dias Ximenes, kerja sama ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral kedua negara serta mendorong pertukaran pengalaman, peningkatan kemampuan teknis, dan inovasi digital di sektor informasi dan media.
“Saya menyampaikan presentasi hari ini di Dewan Menteri karena dalam konteks kunjungan Perdana Menteri Malaysia ke negara kita, beliau didampingi oleh Menteri Komunikasi Sosial Malaysia. Dalam pertemuan informal yang telah kami lakukan, kami mencari cara untuk memperkuat kerja sama di bidang pengembangan informasi dan media,” ungkap Expedito Ximenes kepada wartawan usai Rapat Dewan Menteri.
Ia menjelaskan, nota kesepahaman ini merupakan hasil pembahasan teknis antara kedua negara dan akan menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan kerja sama strategis di bidang komunikasi sosial.
Kerja sama tersebut akan berlaku selama lima tahun, dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Jika salah satu pihak ingin mengakhiri perjanjian, maka pemberitahuan harus disampaikan tiga bulan sebelumnya, tanpa memengaruhi proyek yang sudah berjalan.
Area kerja sama yang diatur dalam MoU ini mencakup transformasi dan inovasi digital di sektor informasi dan media, pertukaran kebijakan dan praktik regulasi informasi, pertukaran dan penyebaran konten berita, kolaborasi dalam teknologi penyiaran dan perfilman, pelatihan sumber daya manusia, serta pemberantasan disinformasi (hoaks).
“Bentuk kerja sama ini akan memungkinkan jurnalis Timor-Leste untuk mendapatkan pengalaman profesional di Malaysia melalui pertukaran, pelatihan, dan seminar. Selain itu, juga akan ada dukungan teknis serta kesempatan untuk melakukan koproduksi atau pembuatan program bersama,” tambahnya.
Nota Kesepahaman antara Timor-Leste dan Malaysia ini diharapkan menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas media nasional, meningkatkan kualitas jurnalisme, serta memperluas kerja sama komunikasi dan informasi di tingkat regional.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




