DILI, 15 September 2025 (TATOLI) – Perdana Menteri (PM) Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, hari ini melakukan kunjungan resmi ke Inggris untuk menghadiri pertemuan strategis dengan Penasihat Senior dan tim hukum terkait isu Perbatasan Darat dan Laut.
Kunjungan kerja ini berlangsung selama sepekan, dari 15 hingga 21 September 2025. Bulan lalu, Timor-Leste telah menjadi tuan rumah negosiasi formal pertama dengan Indonesia di Dili mengenai perbatasan laut, yang dinilai sebagai langkah penting menuju penyelesaian komprehensif isu perbatasan.
Selain pertemuan strategis, PM Xanana juga dijadwalkan menyerahkan penghargaan ‘Colar Ordem de Timor-Leste’ kepada Profesor Sir Elihu Lauterpacht (anumerta) dan Profesor Alan Vaughan Lowe, atas nama Presiden Republik.
“Keduanya adalah Guru Besar Hukum Internasional dan Penasihat Senior yang telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung perjuangan diplomatik Timor-Leste,” ungkap siaran pers yang diterima TATOLI, senin ini.
Penghargaan lain, Medali ‘Ordem Timor-Leste’, akan diberikan kepada Janet Legrand OBE KC (Hon), mantan Mitra di firma hukum DLA Piper.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas jasanya dalam proses pembentukan Perbatasan Maritim permanen dengan Australia pada tahun 2018.
Di sela-sela agendanya di London, Perdana Menteri juga akan mengadakan pertemuan dengan komunitas diaspora Timor-Leste yang menetap di Inggris, guna memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat Timor-Leste di luar negeri.
PM Xanana dijadwalkan kembali ke Timor-Leste pada Senin, 22 September 2025.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




