DILI, 03 September 2025 (TATOLI) – Parlemen Nasional (PN) telah menyetujui permintaan kunjungan resmi Presiden Republik, José Ramos-Horta, ke Ukraina pada September 2025 ini.
Kepala Negara meminta untuk melakukan perjalanan ke Kiev, Ukraina, antara tanggal 10 dan 11 september ini untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional dengan tema “Education Shaping the World”.
“Hasil pemungutan suara yang menyetujui sembilan suara, dan tidak ada suara yang menentang, dan abstain,” kata Wakil Ketua Kedua Parlemen Nasional, Alexandrino Afonso Nunes, pada rapat pleno luar biasa Komite Tetap di ruang pleno, Rabu ini.
KTT internasional di Kiev merupakan kesempatan unik untuk memperkuat hubungan global di bidang pendidikan, mendorong pertukaran pengetahuan, dan kemitraan strategis bagi pembangunan manusia dan sosial negara ini.
Kepala Negara juga menginformasikan kepada Parlemen bahwa beliau akan melakukan kunjungan pribadi ke Indonesia, antara tanggal 06 dan 07 September, untuk memenuhi undangan Pendiri dan Presiden Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal untuk menghadiri ASEAN For the People Conference (AFPC) di Jakarta.
Menyoroti sebuah peristiwa strategis yang sangat penting dan diplomatis bagi Timor-Leste, konferensi regional Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ini mempertemukan lebih dari 200 organisasi masyarakat sipil dari Negara-negara Anggota dengan dukungan Sekretaris Jenderal ASEAN, yang memperkuat upaya ASEAN yang berpusat pada rakyat.
Oleh karena itu, Kepala Negara tidak akan berada di Timor-Leste terhitung pada tanggal 05 – 13 September 2025.
TATOLI




