DILI, 18 Agustus 2025 (TATOLI) – Presiden Serikat Staf Lapangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Milan Victor Dawoh menemui Presiden Republik, Jose Ramos-Horta. Selama pertemuan Presiden Serikat Staf Milan Victor Dawoh membahas masa depan dan peran PBB di panggung global.
Dalam pertemuan yang dilakukan di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato – pada Senin (18/08), Presiden Serikat Staf Lapangan PBB Milan Victor Dawoh melakukan pertemuan dengan Presiden Ramos-Horta bersifat kunjungan kehormatan dan pada saat yang sama menyoroti juga kemungkinan adanya refleksi substantif mengenai masa depan PBB dan peran PBB di panggung global.
Melalui laman resmi Kepresidenan Republik yang diakses Tatoli, menyebutkan bahwa Presiden Serikat Staf Lapangan PBB Milan Victor Dawoh dalam pertemuan itu mengenang hubungan eratnya dengan Timor-Leste dan Presiden Ramos-Horta, yang terjalin sejak tahun 2007 saat partisipasinya dalam Misi Terpadu PBB di Timor-Leste (UNMIT).

Pada masa itu, ia memainkan peran fundamental dalam pelatihan para personil PNTL (Kepolisian Nasional Timor-Leste) untuk misi pemeliharaan perdamaian internasional. Ia juga menyatakan rasa hormat yang mendalam kepada Kepala Negara, yang ia gambarkan sebagai “mentor” dan “penasihat” pribadi, sambil menggarisbawahi bahwa kepemimpinan beliau telah menjadi sumber inspirasi yang berkelanjutan selama hampir dua dekade.
Dalam diskusi tersebut juga berfokus pada kebutuhan untuk memperkuat peran PBB sebagai organisasi multilateral. Dimana Presiden Serikat Staf Lapangan PBB Milan Victor Dawoh menekankan bahwa misinya sendiri dalam mewakili staf internasional terinspirasi oleh “kepemimpinan yang hebat” dan “kerendahan hati” Presiden Ramos-Horta.
Pertemuan tersebut juga melambangkan hubungan yang langgeng dan positif antara Timor-Leste dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang diperkokoh oleh ikatan pribadi dan profesional yang telah dibina oleh Presiden Ramos-Horta sepanjang kariernya yang gemilang.
Untuk diketahui bahwa, Milan Victor Dawoh adalah Presiden Serikat Staf Lapangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Field Staff Union). Dia berasal dari Sierra Leone dan merupakan orang Sierra Leone pertama yang menjabat posisi tersebut.
Ia juga pernah bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, dan Wakil Sekretaris Jenderal PBB, Amina Mohammed, dalam kapasitasnya sebagai Presiden Presiden Serikat Staf Lapangan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pertemuan dengan Amina Mohammed berlangsung di New York.
TATOLI




