iklan

POLITIK, HEADLINE

Dubes Robin Hu : Singapura siapkan pelatihan baru untuk pejabat muda Timor-Leste

Dubes Robin Hu : Singapura siapkan pelatihan baru untuk pejabat muda Timor-Leste

Duta Besar Republik Singapura untuk Timor-Leste, Robin Hu, bertemu Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, di Kantor Pemerintah, Kamis (14/08). Foto GPM

DILI, 14 Agustus 2025 (TATOLI)— Pemerintah Singapura menyiapkan serangkaian pelatihan baru bagi para pejabat muda Timor-Leste sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan terhadap kesiapan negara ini untuk menjadi anggota penuh ASEAN.

Hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar Republik Singapura untuk Timor-Leste, Robin Hu, kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, di Kantor Pemerintah, Kamis ini.

“Kami baru saja mengadakan pertemuan yang sangat bermanfaat dengan Perdana Menteri, dengan cara yang sangat ramah, bersahabat, dan hangat. Saya telah bertemu Perdana Menteri beberapa kali dan selalu menyenangkan bertemu dengan beliau,” kata Robin Hu.

Dalam pertemuan tersebut, Robin Hu memberikan informasi terbaru mengenai pembaruan pada Program Dukungan Kesiapan ASEAN untuk Timor-Leste–Singapura (STARS) yang diluncurkan sejak tahun 2022. Program ini merupakan bagian dari komitmen Singapura dalam mendukung aksesi penuh Timor-Leste ke ASEAN.

Dubes Hu menjelaskan bahwa STARS kini dilengkapi dengan tiga fitur baru yang disusun berdasarkan masukan dari para pemimpin Timor-Leste, termasuk Presiden Republik, José Ramos-Horta.

Pertama, menanggapi permintaan Presiden Ramos-Horta, Singapura merancang program pelatihan khusus yang menargetkan para pejabat muda yang sedang naik daun di Timor-Leste, untuk memperkuat kapasitas dalam tata kelola dan administrasi publik.

“Tujuannya adalah agar generasi muda pemimpin Timor-Leste dapat mengelola administrasi pemerintahan secara lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Kedua, STARS kini bekerja sama dengan Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS), sebuah lembaga pemikir berbasis di Singapura, untuk mengembangkan modul pembelajaran ASEAN.

Modul ini dirancang untuk membantu pejabat Timor-Leste memahami mekanisme kerja ASEAN, cara berkontribusi dalam forum regional, serta mempersiapkan partisipasi aktif dalam pertemuan dan agenda organisasi tersebut.

Ketiga, Singapura telah mengidentifikasi dua pakar untuk mendampingi para pejabat Timor-Leste. Salah satunya adalah spesialis di bidang perdagangan internasional dan perdagangan intra-ASEAN, mengingat banyaknya perjanjian ekonomi yang harus diadopsi Timor-Leste sebagai syarat aksesi.

“Selain itu, kami juga menyediakan seorang diplomat senior yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal di Sekretariat ASEAN, untuk memberikan pendampingan dalam isu-isu politik, geopolitik, dan administratif di kawasan,” tambahnya.

Dubes Robin Hu menyebut Perdana Menteri Xanana Gusmão menyambut baik seluruh pembaruan dalam program STARS dan menantikan implementasinya dalam periode 2025 hingga 2028.

“Perdana Menteri sangat senang dengan perkembangan terbaru ini dan kami menantikan program yang sangat sukses,” pungkasnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong telah menegaskan komitmen negaranya untuk menjadi mitra strategis Timor-Leste dalam pengembangan kapasitas dan integrasi regional.

Hingga saat ini, lebih dari 1.100 pejabat Timor-Leste telah menerima pelatihan dari Singapura melalui berbagai inisiatif kerja sama.

Langkah-langkah konkret lainnya yang telah dilakukan Singapura termasuk pembukaan Kedutaan Besar di Dili, pembebasan visa, peluncuran penerbangan langsung, serta peningkatan minat investasi sektor swasta Singapura di berbagai bidang seperti perhotelan dan properti. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!