DILI, 14 Agustus 2025 (TATOLI) – Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay, mengajak tiga peserta dari Timor-Leste untuk berlaga di Kompetisi ASEAN WorldSkills ke-14 agar bersaing dengan penuh kebanggaan dan keberanian.
Kalbuadi Lay menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemuda yang telah dipilih Institut Nasional untuk Pengembangan Tenaga Kerja (INDMO – Instituto Nacional para o Desenvolvimento de Mão-de-Obra) sebagai wakil Timor-Leste, yakni Nenilton de Andrade dari Dili Institute of Technology (DIT) di kategori Layanan Restoran, Fidencio das Neves dari CNEFP Tibar di kategori Pengelasan, dan Ester Araujo Pinheiro dari Pusat Pelatihan Kejuruan Pemuda (STVJ) yang akan bertanding di kategori memasak.
Ia menegaskan bahwa generasi muda Timor-Leste harus menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan semangat juang tinggi demi mengharumkan nama bangsa di ajang kejuruan tingkat regional yang akan berlangsung di Manila, Filipina.
“Kalian bukan sekadar pelajar, tetapi kalian adalah citra Timor-Leste. Kalian adalah duta besar kami. Bersainglah dengan bangga, berani, dan dengan semangat Timor-Leste. Entah kalian membawa medali atau tidak, kalian sudah membuat kami bangga” ujar Kalbuadi Lay di Ruangan LASAMA Kementerian Keuangan, Kamis ini.
Ia menekankan bahwa ketiga peserta telah bekerja keras dengan dedikasi tinggi untuk mencapai posisi mewakili negara di ajang bergengsi ini.
Berita terkait : Tiga Talenta Muda Timor-Leste siap berkompetisi di ASEAN WorldSkills 2025
Lebih dari sekadar kompetisi keahlian, ASEAN WorldSkills merupakan panggung bagi generasi muda Timor-Leste untuk menunjukkan bahwa negara kecil ini memiliki talenta yang cakap, berbakat, dan bertekad kuat.
Kalbuadi Lay mengingatkan bahwa keterampilan merupakan aset paling berharga di dunia modern dan menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan global dan regional.
“Walaupun kita belum memiliki industri besar, kita memiliki sesuatu yang lebih penting yaitu, tangan, pikiran, dan kreativitas rakyat kita. Tenaga kerja terampil adalah kunci pertumbuhan ekonomi dan pembangunan bangsa kita,” tegasnya.
Sebagai anggota Organisasi Perdagangan Dunia (OPD) yang tengah mempersiapkan keanggotaan ASEAN (Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara), Timor-Leste harus mampu bersaing di pasar internasional.
Oleh karena itu, kompetisi seperti WorldSkills menjadi momentum penting untuk mengasah kemampuan dan membangun kepercayaan diri para pemuda.
Ia berharap prestasi para peserta dapat menginspirasi lebih banyak anak muda Timor-Leste untuk mengembangkan keterampilan dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.
“Pergilah ke Manila, lakukan yang terbaik, dan tunjukkan kepada dunia apa yang bisa dilakukan Timor-Leste,” tutupnya.
Untuk diketahui bahwa, Kompetisi WorldSkills ASEAN ke-14, juga dikenal sebagai WorldSkills ASEAN Manila 2025, adalah kompetisi keterampilan regional bagi para profesional muda dari negara-negara anggota ASEAN. Kompetisi ini akan diselenggarakan di Pasay City, Filipina, pada 26-28 Agustus 2025, di World Trade Center Metro Manila. Acara ini akan menampilkan keterampilan para talenta muda di 32 bidang keterampilan, mempromosikan pendidikan dan pelatihan teknik dan vokasi (TVET) serta kerja sama regional.
Kompetisi WorldSkills ASEAN adalah acara dua tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan profil dan pengakuan individu-individu terampil di kawasan ini. Kompetisi ini juga mendorong kaum muda untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka di berbagai bidang keahlian dan teknologi. Kompetisi ini menampilkan kompetisi keterampilan, pameran teknologi, dan kesempatan berjejaring.
Kompetisi WorldSkills ASEAN ke-14 merupakan penyelenggaraan kedua Filipina, yang menegaskan komitmen negara tersebut untuk meningkatkan standar TVET dan mempromosikan keunggulan keterampilan di kalangan pemuda ASEAN, menurut laman Facebook WorldSkills ASEAN Manila 2025. Acara ini diperkirakan akan menarik sekitar 300 peserta dari 11 negara anggota ASEAN.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




