DILI, 14 Agustus 2025 (TATOLI) – Tiga talenta muda Timor-Leste akan mewakili negara untuk pertama kalinya dalam ajang bergengsi Kompetisi WorldSkills ASEAN ke-14 yang akan berlangsung di Manila, Filipina, pada 20 hingga 31 Agustus 2025.
Partisipasi ini menandai debut bersejarah Timor-Leste di pentas keterampilan teknis dan vokasional tingkat kawasan. Kompetisi yang diselenggarakan oleh ASEAN WorldSkills merupakan wadah untuk menampilkan keahlian profesional muda dari berbagai negara anggota ASEAN.
Timor-Leste melalui Institut Nasional untuk Pengembangan Tenaga Kerja (INDMO – Instituto Nacional para o Desenvolvimento de Mão-de-Obra) telah menyiapkan tiga peserta terpilih dari pusat pelatihan kejuruan terakreditasi untuk berkompetisi di tiga bidang berbeda.
Ketiga peserta tersebut adalah:
- Nenilton de Andrade dari Dili Institute of Technology (DIT) di kategori Layanan Restoran
- Fidencio das Neves dari CNEFP (Pusat Pelatihan Kejuruan Nasional) Tibar di kategori Pengelasan
- Ester Araujo Pinheiro dari STVJ (Pusat Pelatihan Kejuruan Pemuda) di kategori Memasak
Direktur INDMO, Isabel Fernandes de Lima, menyampaikan bahwa pemilihan peserta dilakukan secara ketat dan transparan melalui kompetisi keterampilan tingkat nasional dan pusat pelatihan yang telah diakreditasi. Salah satu peserta bahkan merupakan pemenang dari Kompetisi Keterampilan Persahabatan Internasional Timor-Leste tahun lalu.
“Akhirnya, kita melakukan pelepasan dengan para peserta untuk berpartisipasi dalam Kompetisi ASEAN WorldSkills ke-14 di Filipina. Kita akan berkompetisi di tiga bidang, meskipun banyak bidang yang ditawarkan tetapi kita sesuai dengan yang telah dipersiapkan,” kata Isabel ruangan LASAMA Kementerian Keuangan, Pantai Kelapa Dili, Kamis ini.
Para peserta dijadwalkan berangkat ke Filipina pada 20 Agustus mendatang dan keikutsertaan Timor-Leste dalam WorldSkills ASEAN 2025 bukan hanya sebagai bentuk partisipasi simbolis, namun juga merupakan langkah strategis dalam mendorong pengembangan sistem Technical and Vocational Education and Training (TVET) nasional agar sejalan dengan standar ASEAN.
Adapun tujuan utama dari keikutsertaan ini untuk menampilkan kapabilitas profesional muda Timor-Leste di tingkat ASEAN, mendorong budaya keterampilan dan pembelajaran seumur hidup, memperoleh wawasan dari praktik terbaik negara-negara ASEAN, memperkuat kerja sama regional serta menilai kinerja nasional untuk perbaikan dan perencanaan pembangunan SDM ke depan.
Sementara, Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya partisipasi perdana ini dan menyoroti pentingnya dukungan lintas sektor dalam mempersiapkan talenta muda bangsa.
“Selamat kepada INDMO atas upaya ini, karena sekali lagi menunjukkan bahwa integrasi regional kita mencakup semua aspek, termasuk di area di mana pemuda kita berpartisipasi dalam acara seperti ini. Pemerintah memfasilitasi semua proses dan juga membiayai perjalanan mereka,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah buah kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pelatihan, maupun masyarakat luas yang mendukung para peserta.
Salah satu peserta, Nenilton de Andrade, menyampaikan rasa bangga dan tekadnya untuk membawa nama baik negara.
“Saya bersyukur atas kesempatan ini dan merasa sangat bangga dapat mewakili Timor-Leste untuk berkompetisi di ASEAN. Kami tidak dapat menjanjikan medali, tetapi kami yakin bahwa kompetisi ini akan membawa citra yang baik untuk menunjukkan kepada ASEAN bahwa Timor-Leste juga mampu,” ungkap Nenilton.
Diharapkan, melalui debut ini, Timor-Leste dapat memperoleh manfaat jangka panjang seperti peningkatan keterampilan teknis, penguatan konektivitas antar-lembaga dan industri di ASEAN, serta meningkatnya kesadaran publik mengenai peran penting TVET dalam pertumbuhan ekonomi dan inovasi nasional.
Acara pelepasan tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay serta seluruh instansi dan pusat pelatihan terkait.
Untuk diketahui bahwa, Kompetisi WorldSkills ASEAN ke-14, juga dikenal sebagai WorldSkills ASEAN Manila 2025, adalah kompetisi keterampilan regional bagi para profesional muda dari negara-negara anggota ASEAN. Kompetisi ini akan diselenggarakan di Pasay City, Filipina, pada 26-28 Agustus 2025, di World Trade Center Metro Manila. Acara ini akan menampilkan keterampilan para talenta muda di 32 bidang keterampilan, mempromosikan pendidikan dan pelatihan teknik dan vokasi (TVET) serta kerja sama regional.
Kompetisi WorldSkills ASEAN adalah acara dua tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan profil dan pengakuan individu-individu terampil di kawasan ini. Kompetisi ini juga mendorong kaum muda untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka di berbagai bidang keahlian dan teknologi. Kompetisi ini menampilkan kompetisi keterampilan, pameran teknologi, dan kesempatan berjejaring.
Kompetisi WorldSkills ASEAN ke-14 merupakan penyelenggaraan kedua Filipina, yang menegaskan komitmen negara tersebut untuk meningkatkan standar TVET dan mempromosikan keunggulan keterampilan di kalangan pemuda ASEAN, menurut laman Facebook WorldSkills ASEAN Manila 2025. Acara ini diperkirakan akan menarik sekitar 300 peserta dari 11 negara anggota ASEAN.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




