DILI, 22 Juli 2025 (TATOLI) – Atlet asal Portugal, Rodrigo João Guedes Azevedo, berhasil mempertahankan posisi terdepan dalam lomba lari nomor 3000 meter putra pada cabang atletik ajang olahraga Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) yang digelar di Stadion Dili.
Peringkat kedua diraih oleh atlet asal Cabo Verde, Alerson Patrick Nascimento Silva, sementara atlet Timor-Leste, Júlio Martins Amaral, berhasil finis di posisi ketiga.
Dalam kompetisi ini, lima atlet ambil bagian, yaitu Júlio Martins Amaral dan Pascoal de Jesus Exposto dari Timor-Leste, Rodrigo João Guedes Azevedo dari Portugal, Alerson Patrick Nascimento Silva dari Cabo Verde, dan satu atlet asal Angola.
Rodrigo João Guedes Azevedo dengan bangga mempersembahkan medali emas bagi negaranya.
“Saya merasa sangat bahagia karena datang tanpa ragu dan mampu membawa hasil baik untuk Portugal. Meskipun di etape keempat atlet asal Cabo Verde sempat unggul, saya terus berjuang dan berhasil mengalahkannya di menit-menit terakhir,” ujar Azevedo kepada wartawan usai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa masih banyak peluang untuk belajar dan berkembang dari sesama atlet selama gelaran CPLP berlangsung.
Dalam perlombaan ini, para atlet berlari mengelilingi lintasan dalam enam etape. Sepanjang etape awal, mereka berlari dengan kecepatan lambat guna mengatur napas, lalu meningkatkan kecepatan secara signifikan pada etape terakhir untuk menembus garis finis.
Sementara itu, atlet Timor-Leste peraih peringkat ketiga, Júlio Martins Amaral, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian dua medali perunggu dalam ajang CPLP ini.
“Saya bangga menjadi juara ketiga. Bersaing dengan atlet yang punya postur tubuh lebih unggul bukanlah hal mudah, tapi saya tetap menunjukkan bahwa Timor bisa bersaing,” katanya.
Ia menilai pengalaman bertanding di level internasional ini menjadi bekal penting untuk kariernya ke depan.
“Meskipun belum bisa meraih juara pertama, saya bersyukur dapat mempersembahkan dua medali untuk Timor-Leste,” tuturnya.
Pantauan wartawan di lapangan menunjukkan bahwa strategi para pelari cukup seragam, menjaga ritme napas di awal lomba dan memaksimalkan kecepatan di etape terakhir untuk merebut kemenangan.
Reporter : Alexandra da Costa (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




