iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Proyek hibah Jepang untuk tingkatkan fasilitas HNGV memasuki tahap tender

Proyek hibah Jepang untuk tingkatkan fasilitas HNGV memasuki tahap tender

Direktur Divisi Pasifik dan Asia Tenggara JICA, Iwano Junnosuke, dan Takeda Namiho dari tim JICA untuk Timor-Leste bertemu Duta Besar Timor-Leste untuk Jepang, Ilídio Ximenes da Costa di kantor Kedutaan Besar TL di Jepang, Tokyo pada 16 Juni 2025. Foto Kedubes TL di Jepang

DILI, 18 Juni 2025 (TATOLI)– Proyek Hibah Pemerintah Jepang untuk pembangunan meningkatkan fasilitas baru di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) resmi memasuki tahap tender.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Timor-Leste untuk Jepang, Ilídio Ximenes da Costa, secara daring pada TATOLI, menyusul pertemuan bilateral dengan delegasi dari Kantor Pusat Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) di Tokyo pada 16 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Ilídio menerima kunjungan dari Direktur Divisi Pasifik dan Asia Tenggara JICA, Iwano Junnosuke, serta Takeda Namiho dari tim JICA untuk Timor-Leste. Pertemuan ini membahas berbagai kemajuan proyek kerja sama antara Jepang dan Timor-Leste, khususnya di bidang pembangunan dan kesehatan.

“Iwano menyampaikan bahwa proses lelang dan tender untuk pembangunan gedung baru rumah sakit anak di HNGV akan dimulai dalam waktu dekat. Ini merupakan bagian dari Proyek Hibah Jepang yang telah dirancang bersama Kementerian Kesehatan Timor-Leste,” ungkap Dubes Ilídio, Rabu ini.

Proyek ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Hibah yang ditandatangani pada 20 Agustus 2024 antara Menteri Keuangan Timor-Leste dan Kepala Perwakilan JICA, dengan total bantuan senilai 3,093 miliar yen atau sekitar $20 juta.

Berita terkait : JICA dan Kemenkeu Timor-Leste sepakati peningkatan fasilitas HNGV

Gedung baru yang akan dibangun terdiri atas empat lantai dan mencakup berbagai fasilitas penting seperti ruang rawat jalan, ruang operasi, Departemen Obstetri dan Ginekologi, ruang bersalin, serta Departemen Pasokan Steril Sentral (CSSD).

Proyek ini juga akan dilengkapi dengan peralatan medis modern untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih efisien dan aman.

Sebelumnya, pada 24 Maret 2025, Kementerian Kesehatan melalui Unit Manajemen Proyek Kesehatan (H-PMU) dan tim konsultan JICA telah mempresentasikan desain terperinci proyek ini kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Presentasi tersebut dipimpin oleh dr. Adelia Maria Moniz Barreto, MPH, selaku Direktur Jenderal H-PMU.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Timor-Leste dan keterlibatan aktif Kementerian Kesehatan, konstruksi proyek dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan 2025 dan memakan waktu sekitar 21 bulan.

Gedung baru ini akan terintegrasi dengan gedung Pediatrik dan ICU yang saat ini tengah dibangun, guna meningkatkan efisiensi layanan medis darurat.

Selain membahas proyek HNGV, Iwano juga menyampaikan bahwa JICA akan mengirimkan lima relawan Jepang ke Timor-Leste pada bulan Juli mendatang sebagai bagian dari kerja sama pembangunan kapasitas sumber daya manusia.

Ia juga memaparkan perkembangan proyek Bandara Internasional Nicolau Lobato di Dili, yang terus menunjukkan kemajuan positif.

“Saya merasa sangat senang atas kerja sama yang terus berkembang antara Jepang dan Timor-Leste,” tutup Dubes Ilídio.

Peletakan batu pertama proyek pembangunan gedung baru HNGV dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2025, dengan target penyelesaian pada April 2027. Proyek ini diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan sistem pelayanan kesehatan di Timor-Leste, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak.

Tujuan dari Proyek tersebut untuk memperkuat kapasitas pemberian layanan dan meningkatkan kualitas layanan medis Rumah Sakit Nasional Guido Valadares, yang merupakan satu-satunya rumah sakit tingkat tersier di negara ini, dengan membangun fasilitas dan menyediakan peralatan medis terkait. Dengan demikian bisa lebih memberikan kontribusi pada peningkatan sistem kesehatan di Timor-Leste.

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!