DILI, 16 Juni 2025 (TATOLI) – Paus Leo XIV secara resmi menetapkan tanggal kanonisasi bagi sembilan Beato dalam Konsistori Publik Biasa pertama masa kepausannya yang digelar pada Jumat pagi (13/06) di Vatikan.
Dalam portal resmi Vatican News yang diakses Tatoli, disebutkan dua di antaranya, Beato Carlo Acutis dan Beato Pier Giorgio Frassati yang akan dikanonisasi bersama pada 07 September 2025.
Dalam upacara yang dihadiri para Kardinal tersebut, Paus Leo menyampaikan persetujuan resmi untuk menaikkan sembilan Beato ke derajat santo dan santa, sebagai bentuk pengakuan Gereja terhadap kehidupan mereka yang penuh iman dan kesaksian Kristiani.
Beato Carlo Acutis, remaja Katolik dari abad ke-21 yang dikenal karena pewartaan iman melalui teknologi dan devosinya pada Ekaristi, akan dikanonisasi bersama Beato Pier Giorgio Frassati, aktivis sosial muda Katolik dari awal abad ke-20.
Keduanya telah menjadi sosok yang sangat dikagumi dan dicintai, khususnya oleh generasi muda Katolik di seluruh dunia. Rencana awal menyebutkan kanonisasi Acutis pada 27 April dan Frassati pada 03 Agustus 2025, namun penundaan terjadi setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April.
Keraguan mengenai waktu pelaksanaan akhirnya terjawab melalui pengumuman resmi Paus Leo, yang memilih menyatukan kedua tokoh muda ini dalam satu momen kanonisasi sebagai simbol persatuan iman lintas generasi.
Tujuh Beato Lain Akan Dikanonisasi Oktober
Selain Carlo dan Frassati, tujuh Beato lainnya juga akan dikanonisasi dalam upacara terpisah pada bulan 19 Oktober 2025. Mereka adalah :
- Ignatius Shoukrallah Maloyan, Uskup Agung Katolik Armenia yang wafat sebagai martir selama Genosida Armenia tahun 1915
- Peter To Rot, katekis awam asal Papua Nugini yang menjadi martir pada 1945. Ia akan menjadi orang kudus pertama dari Papua Nugini
- Vincenza Maria Poloni, pendiri Institut Suster-suster Belas Kasih Verona
- Maria del Monte Carmelo Rendiles, pendiri Kongregasi Pelayan Yesus dari Venezuela
- Maria Troncatti, suster misionaris dari Kongregasi Putri-Putri Maria Penolong Umat Kristen
- Bartolo Longo, pendiri Kuil Maria di Pompeii, tokoh awam yang beralih dari masa lalu kelam menuju pengabdian rohani
- José Gregorio Hernández, dokter asal Venezuela dan anggota Ordo Fransiskan Sekuler, yang dikenal luas sebagai “dokter orang miskin”.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




