iklan

EKONOMI, HEADLINE

Optimalkan Hasil dengan Pengeluaran yang Realistis, tema Jornadas Orçamentais 2026

Optimalkan Hasil dengan Pengeluaran yang Realistis, tema Jornadas Orçamentais 2026

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, memimpin pertemuan Persiapan Anggaran 2026 (Jornada Orçamentais) yang digelar di Auditorium Kementerian Keuangan, Dili, Jumat (13/06). Foto Tatoli/Francisco Sony.

DILI, 13 Juni 2025 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste melalui Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, Jumat ini  mulai menggelar Persiapan Anggaran 2026  (Jornada Orçamentais) dengan tema ” Optimalkan Hasil dengan Pengeluaran yang Realistis”. Tujuannya untuk menganalisis prioritas nasional dan menentukan skenario pagu fiskal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2026.

Pertemuan tersebut dilakukan di Auditorium Kementerian Keuangan, Dili dengan dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão.

Menteri Keuangan, Santina Cardoso mengatakan, kegiatan hari ini merupakan siklus persiapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, diawali dengan Persiapan Anggaran yang melibatkan banyak entitas karena sebelumnya Kementerian Keuangan bersama Kementerian Administrasi Negara (MAE) telah melakukan konsultasi dengan masyarakat.

Ia menjelaskan, pagu fiskal sementara untuk APBN  tahun 2026 saat ini melihat pada kapasitas anggaran, indikasi antara U$1,8 miliar hingga  U$1,9 miliar. Indikasi ini Kementerian Keuangan selalu memaparkan soal kapasitas pelaksanaan dengan melihat juga skala prioritas yang ada.

“Kami berencana untuk membawa pagu fiskal APBN  ke Dewan Menteri minggu depan, untuk menyampaikan soal pagu fiskal setelah hari ini. Karena, menurut undang-undang setelah hari ini kami harus menyampaikan pagu untuk APBN 2026 kepada Dewan Menteri. Analisis yang lebih rinci dilakukan oleh Kementerian Keuangan terhadap program-program kementerian,” kata Menteri Santina Cardoso di kantor Kementerian Keuangan, Jumat ini.

Ia menjelaskan, setelah menyampaikan paparan di Komisi Peninjauan Anggaran, Kementerian Keuangan akan melakukan analisis mendalam terhadap program-program kementerian, termasuk kontribusi dan kinerja sektornya, kemudian akan dilihat kembali di Komisi Peninjauan Anggaran, sebelum dibawa ke Parlemen Nasional pada 01 Oktober 2025.

Ia menggarisbawahi, setelah ini Kementerian Keuangan akan menyiapkan paparan di hadapan Dewan Menteri mengenai pagu anggaran fiskal tahun 2026 sebagai pagu awal agar semua Kementerian sudah mulai bekerja.

Ia menekankan bahwa penyusunan APBN 2026 bukan hanya latihan teknis alokasi biaya tetapi juga mencakup visi pembangunan Timor-Leste. Visi Timor-Leste untuk pembangunan dengan melanjutkan komitmen untuk meningkatkan kehidupan warga negara dan hubungan untuk membangun negara yang lebih sejahtera dan tangguh.

“Pertemuan kita hari ini mempertemukan semua lembaga atau kementerian terkait yang akan dibahas untuk menyusun kalender anggaran kita tahun 2026. Dengan partisipasi maksimal kita dalam sesi ini akan memastikan proses penyusunan anggaran yang komprehensif berdasarkan bukti dan menanggapi realitas yang dihadapi negara kita,” katanya.

Perlu diketahui, Persiapan Anggaran APBN adalah proses penyusunan rencana keuangan pemerintah untuk satu tahun anggaran, yang mencakup estimasi penerimaan negara dan rencana pengeluaran untuk berbagai kegiatan dan proyek.

Persiapan anggaran APBN adalah proses yang kompleks dan melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, kementerian/lembaga, hingga Parlamen Nasional.  Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran negara digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!