iklan

POLITIK, HEADLINE

Pererat hubungan, Kamboja siap bantu Timor-Leste raih kursi ASEAN

Pererat hubungan, Kamboja siap bantu Timor-Leste raih kursi ASEAN

Duta Besar Kerajaan Kamboja untuk Timor-Leste, Chun Sovannarith dan timnya bertemu Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão di Kantor Pemerintah, Selasa (06/05/2025). Foto tatoli/Francisco Sony

DILI, 06 Mei 2025 (TATOLI)—Duta Besar Kerajaan Kamboja untuk Timor-Leste, Chun Sovannarith, menyatakan komitmen penuh negaranya untuk mendukung Timor-Leste dalam upaya meraih keanggotaan penuh di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão di Kantor Pemerintah, Selasa ini.

Dubes Chun Sovannarith menegaskan bahwa kunjungan ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama bilateral yang telah terjalin antara kedua negara.

“Dengan hasil yang memuaskan hari ini, kami membahas kerjasama antara Kamboja dan Timor-Leste di berbagai bidang yang sudah ada seperti kerja sama ekonomi, perdagangan, perniagaan, pendidikan, pariwisata, pertanian, telekomunikasi, dan lain-lain,” ujar Dubes Chun Sovannarith dalam wawancara dengan Wartawan.

Berita terkait : Presiden Horta terima surat kepercayaan dari Dubes Kamboja

Ia menyebutkan bahwa dirinya adalah Duta Besar pertama Kamboja yang resmi berkedudukan di Dili, yang merupakan sebuah langkah yang mencerminkan keseriusan Kamboja dalam memperdalam hubungan diplomatik dengan Timor-Leste.

Ia juga menekankan bahwa topik utama yang menjadi fokus diskusi adalah dukungan terhadap proses aksesi penuh Timor-Leste ke ASEAN, organisasi regional yang menjadi prioritas strategis bagi negara ini.

“Kami berfokus pada keanggotaan penuh ASEAN Timor-Leste tahun ini. Kami berharap dapat bekerja lebih erat dengan negara-negara anggota ASEAN untuk membantu Timor-Leste menjadi anggota penuh ASEAN tahun ini,” lanjutnya.

Dalam pandangannya, keanggotaan penuh ASEAN bukan hanya penting bagi Timor-Leste, tetapi juga memperkaya dinamika regional dengan membawa semangat baru yang lahir dari pengalaman dan sejarah negara tersebut.

Dubes Kamboja itu pun menyinggung kedekatan sejarah Kamboja dan Timor-Leste dalam perjuangan menemukan perdamaian, rekonsiliasi, dan persatuan nasional, yang menjadi fondasi kuat untuk pembangunan sosial-ekonomi.

“Kami juga berbagi pandangan tentang pelajaran masa lalu, yang saya maksud adalah sejarah antara Kamboja dan Timor-Leste dalam hal menemukan perdamaian, rekonsiliasi, dan persatuan negara untuk pembangunan sosial-ekonomi,” katanya.

Atas nama pemerintah Kerajaan Kamboja, Sovannarith menyampaikan rasa terima kasih kepada PM Xanana Gusmão atas sambutan hangat dan kesediaannya menerima kunjungan kehormatan tersebut.

Ia menyebut pertemuan ini sebagai simbol dari hubungan erat yang semakin berkembang antara kedua negara.

“Bukan hanya kunjungan kehormatan tetapi juga diskusi tentang hubungan bilateral kita, ikatan kita, hubungan persahabatan, kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara kita,” tutupnya.

Dengan semangat kerja sama yang terus diperkuat, Kamboja dan Timor-Leste diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan stabilitas dan kemajuan bersama di kawasan Asia Tenggara.

Reporter     : Cidalia Fátima

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!