iklan

HEADLINE, PENDIDIKAN

TIO Publishing penerbit resmi pertama di TL, luncurkan lima buku perdana

TIO Publishing penerbit resmi pertama di TL, luncurkan lima buku perdana

TIO Publishing sebagai penerbit resmi pertama yang didirikan oleh orang Timor-Leste melakukan peluncuran perdana dengan perilisan lima buku. Foto Tatoli/Antonio Daciparu

DILI, 02 Mei 2025 (TATOLI)– Dunia literasi Timor-Leste menorehkan sejarah baru dengan hadirnya TIO Publishing sebagai penerbit resmi pertama yang didirikan oleh orang Timor-Leste. Peluncuran perdana ini ditandai dengan perilisan lima buku dengan empat karya penulis lokal dan satu buku terjemahan.

Manajer Operasional TIO Publishing, Joelcio Guterres menegaskan bahwa kehadiran TIO Publishing bertujuan menjadi wadah penerbitan yang kredibel, profesional, dan mendorong perkembangan budaya membaca serta menulis di Timor-Leste.

“Kami ingin membuktikan bahwa Timor-Leste juga memiliki potensi besar dalam dunia literasi dan penerbitan. Khususnya disini kami ingin mempromosikan literasi berbahasa Tetum di kalangan masyarakat,” jelas Joelcio Guterres dalam acara peluncuran di Timor Plaza, jumat ini.

Ia menyatakan bahwa kehadiran penerbit ini diharapkan mampu membuka ruang lebih luas bagi penulis lokal untuk berkarya dan dikenal secara nasional maupun internasional.

TIO Publishing juga menyediakan ISBN (International Standard Book Number) melalui kerjasama dengan Associação Portuguesa de Editores e Livreiros (APEL) yang hadir sebagai wadah bagi negara anggota CPLP dalam mempromosikan literasi.

“Kami memiliki dua editor dan jika ada publikasi tentang penelitian atau rangkuman ilmu pengetahuan itu nanti akan kami cari para ahli dalam bidang terkait untuk melakukan revisi dari teks yang kami terima. Karena inti dari penerbitan adalah memiliki seseorang untuk merevisi tulisan tersebut,” ungkapnya.

Joelcio Guterres juga menyebutkan lima buku yang diluncurkan terdiri dari IKIGAI – Segreadu Japaun Nian Ba Moris Naruk no Haksolok adalah karya dari Hector Garcia, Francesc Miralles yang dipublikasikan dalam Bahasa Inggris dan telah diterjemahkan dalam Bahasa Tetum.

Empat buku lain di tulis dari anak muda Timor-Leste terdiri dari Husi Mundu Virtual ho Domin oleh Mario de Oliveira Pires, Laloran Moris oleh Lena Mafalda, MOONO: The Adventure and The Shadow War oleh Andrea Hilaria Li dan Métodu Peskia iha Área Saúde oleh Marcelo Amaral Mali.

Penulis MOONO: The Adventure and The Shadow War, Andrea Hilaria Li mengakui tidak muda untuk konsisten dalam menulis tetapi dengan komitmen dan motivasi yang kuat akhirnya bisa diselesaikkan proses penulisannya.

“Banyak tantangan yang saya hadapi dalam menulis buku ini, dan saya berpesan untuk kawan-kawan lain ynag ingin menulis jangan pernah hilang motivasi karena dengan menulis kita mengabadikan karya kita,” ujarnya.

Peluncuran ini juga mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, seniman, serta Duta Besar Membaca GREATBOOKSHOP, Felix Piedade sangat mengapresiasi ke-empat penulis yang telah menerbitkan tulisannya sehingga mbisa menumbuhkan budaya membaca.

“Sangat bangga karena ke-empat ornag ini menerbutkan buku mereka dalam Bahasa Tetum dan ini bisa memberikan peluang lagi bagi mereka yang lain. Saya ingin berpesan bagi semuanya untuk memiliki budaya membaca karena meningkatkan wawasan kita dan memperkaya Bahasa kita,” jelasnya.

Dengan kehadiran TIO Publishing menjadi titik terang bagi para penulis muda yang selama ini kesulitan menerbitkan karya mereka secara profesional di dalam negeri.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!