DILI, 17 April 2025 (TATOLI) — Perdana Menteri (PM) Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Hunan, Mao Weiming, atas dukungan yang telah diberikan kepada Kotamadya Manatuto selama bertahun-tahun. Ia juga meminta agar kerja sama tersebut diperluas ke empat kotamadya lainnya, yaitu Baucau, Ainaro, Covalima, dan Manufahi.
Hal tersebut disampaikan PM Xanana di Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato, Comoro, Dili, setibanya dari kunjungan kerja ke Provinsi Hunan, China. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Menteri Administrasi Negara (MAE), Tomás do Rosário Cabral, Menteri Perencanaan dan Investasi (MPIE), Francisco Sousa, serta para Ketua otoritas dari lima kotamadya dan Duta Besar Timor-Leste untuk China, Maubere Lorosae da Silva Horta.
Pemerintah Timor-Leste dan Provinsi Hunan telah menjalin kerja sama sejak tahun 2014, dimulai melalui proyek-proyek di lima sektor prioritas, dan hubungan ini terus berkembang hingga saat ini.
“Gubernur Hunan mengundang saya bersama Menteri Administrasi Negara, Tomas Cabral, dan Menteri Gastão untuk datang bersama para Ketua Otoritas Kotamadya. Mereka ingin menjalin kerja sama lebih lanjut guna memperkuat hubungan yang telah terbina dengan Timor-Leste,” ungkap PM Xanana.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Hunan kepada para petani di Manatuto dalam meningkatkan produktivitas di sektor pertanian, perikanan, peternakan, kedokteran hewan, dan hortikultura.
Di Manatuto, tim teknis dari Hunan telah membangun pusat hortikultura, peternakan, dan kedokteran hewan sebagai pusat pelatihan bagi pemuda Timor-Leste dalam mengembangkan sektor-sektor penting tersebut.
“Saya berterima kasih atas dukungan penuh dari Gubernur. Mereka siap mendukung proyek-proyek baru. Kami akan mengadakan pertemuan untuk menindaklanjuti usulan dari masing-masing kotamadya agar dapat memperoleh dukungan dari Hunan,” lanjutnya.
PM Xanana menegaskan bahwa program kerja sama ini sangat penting dalam mendukung masyarakat pertanian dan meningkatkan produksi dalam lima tahun pemerintahan ke depan.
Ia juga mengajak generasi muda Timor-Leste untuk meneladani semangat inovasi dari China yang pantang menyerah, selalu berpikir maju, dan bekerja keras demi kemajuan di bidang teknologi dan pembangunan.
“Jangan hanya berhenti pada gagasan. Kita harus mewujudkannya dalam tindakan nyata,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia berterima kasih kepada Pemerintah Hunan yang telah menerima delegasi Timor-Leste dan menunjukkan berbagai inovasi di bidang industri dan teknologi.
Kerjasama diperluas ke empat kotamadya
Menteri Administrasi Negara, Tomás Cabral, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari perluasan kerja sama antara Hunan dan kotamadya Manatuto yang kini terbuka bagi kotamadya lainnya sejak 2024.
“Perjanjian awal mencakup empat bidang: pertanian, pertukaran budaya, sumber daya manusia, dan sosial. Kini, China siap untuk memperluas investasi ke kota-kota lain di Timor-Leste,” ujarnya.
Menurut Cabral, pada bulan September mendatang akan diadakan konferensi besar di Hunan, dan delegasi Timor-Leste telah diundang untuk berpartisipasi. Perjanjian kerja sama yang diperbarui setiap tahun akan kembali diperluas, mencakup bidang peternakan, pertanian, dan perikanan.
Selama lima hari kunjungan, dari 13 hingga 17 April, Pemerintah Timor-Leste mengajukan proposal kerja sama dari setiap kotamadya yang berfokus pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Pada 14 April, PM Xanana memberikan penghormatan kepada pemimpin legendaris Mao Zedong dengan mengunjungi alun-alun dan kediaman lamanya di Shaoshan. Ia juga mengunjungi Institut Geologi Provinsi Hunan, Taman Industri Zhuzhou Beidou, Pusat Pameran Kembang Api Internasional Liuyang Qingtai, Kawasan Industri Zoomlion, dan fasilitas Royal Group Hunan Youshi Dairy Co., untuk menjajaki peluang kerja sama teknologi dan investasi.
Gubernur Hunan siap dukung perluasan kerjasama
Sebelumnya, pada 14 april 2025, Gubernur Mao Weiming menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kerja sama dengan Timor-Leste.
“Saya berterima kasih atas kunjungan Perdana Menteri Xanana dan delegasinya. Ini adalah kesempatan untuk memperkuat hubungan dan menjajaki peluang baru demi kemajuan ekonomi bersama,” ujar Gubernur Mao.
Ia juga mengapresiasi para Ketua Otoritas Kota atas aspirasi mereka untuk memperluas kerja sama.
Sementara itu, Ketua Otoritas Kotamadya Baucau, Veneranda Eurico Marques Lemos Martins, menyampaikan permintaan agar kerja sama dengan Hunan juga mendukung pelatihan dan modernisasi layanan pertanian di kotamadya tersebut.
“Baucau ingin beralih dari pertanian tradisional ke pertanian modern dengan dukungan peralatan dan teknologi dari Hunan,” ungkapnya.
Ketua Otoritas Kotamadya Manatuto, Luis Inácio Henriques Fernandes, Ketua Otoritas Covalima, Miguel Armando Cardoso, dan Ketua Otoritas Manufahi, Luis Marçal da Costa Tavares, juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan memperkuat hubungan bilateral ini.
Pada perayaan 10 tahun kerja sama Manatuto dan Hunan yang jatuh pada 05 Mei 2024 lalu, Pemerintah Hunan menyerahkan traktor tangan, alat perontok padi, dan peralatan pertanian lainnya kepada masyarakat Manatuto.
Sebagai tindak lanjut, pada 03 April 2025, Hunan kembali mengirimkan tiga unit ambulans dan peralatan pengeboran air bersih ke Manatuto sebagai bentuk komitmen kerja sama berkelanjutan.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




