DILI, 18 oktober 2024 (TATOLI)— Menteri Kehakiman, Sérgio de Jesus Fernandes da Costa Hornai, bertemu Menteri Kehakiman Portugal, Rita Alarcão Júdice. Selama pertemuan keduanya membahas kerjasama guna memperkuat kerjasama di sektor peradilan.
Dalam pertemuan yang dilakukan di Lisbon, Portugal pada 15 oktober 2024 dengan mitranya dari Portugal, Rita Alarcão Júdice, tersebut untuk memperdalam kerja sama bilateral antara Kementerian Kehakiman kedua negara.
Dalam portal resmi Pemerintah, yang diakses Tatoli, menyebutkan pertemuan tersebut melanjutkan upaya bersama yang telah dimulai pada pertemuan sebelumnya, dengan fokus pada berbagi pengetahuan dan memperkuat kapasitas kelembagaan di bidang pelatihan peradilan, investigasi kriminal, serta kepaniteraan dan notaris.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai bentuk bantuan teknis dan kerja sama dibahas, dengan tujuan untuk memperkuat pelatihan para hakim, pengacara publik, jaksa dan hakim. Kemitraan ini bertujuan untuk menyediakan program pelatihan teoritis dan praktis serta magang, yang bermanfaat bagi para lulusan Kursus VII dan para peserta di masa depan di Kursus VIII, yang dijadwalkan akan dibuka pada tahun 2025.
Kolaborasi teknis juga akan diperluas ke Scientific and Criminal Investigation Police (PCIC), dengan kesediaan untuk mengirimkan ahli investigasi kriminal dan laboratorium ilmiah dari Kepolisian Kehakiman, dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat bantuan teknis di bidang ini.
Di bidang pendaftaran dan notaris, penyediaan bantuan teknis dan administratif oleh Institut Pendaftaran dan Notaris (IRN) dan Direktorat Jenderal Pelayanan Pendaftaran dan Notaris (DGSRN) telah dibahas. Kerjasama ini akan difokuskan pada pemeriksaan dan evaluasi pelayanan pendaftaran tanah dan digitalisasi sistem database, dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan pendaftaran dan notaris di Timor-Leste.
Sementara, Menteri Kehakiman Timor-Leste, Sérgio de Jesus Fernandes da Costa Hornai, berada di Lisbon mendampingi Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, dalam kunjungan resminya ke Portugal. Sementara, pada tanggal 14 oktober, Rencana Kerjasama Strategis antara kedua negara untuk periode 2024-2028 telah ditandatangani, yang mencakup, di antara komponen-komponennya, dan penguatan kerjasama di sektor peradilan.
Perlu diingat bahwa Menteri Kehakiman Portugal, Rita Alarcão Júdice, melakukan kunjungan resmi ke Timor-Leste pada juni 2024 lalu, dengan tujuan untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama di bidang reformasi sektor peradilan.
TATOLI




