iklan

KESEHATAN, HEADLINE

KOICA dukung KAATL gelar seminar diseminasi informasi penyakit rabies pada mahasiswa 

KOICA dukung KAATL gelar seminar diseminasi informasi penyakit rabies pada mahasiswa 

Foto KAATL

DILI, 12 juni 2023 (TATOLI)— Badan Kerjasama Internasional Korea (KOICA) mendukung  Asosiasi Alumni Korea Timor-Leste (KAATL)  yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan menggelar seminar diseminasi informasi mengenai penyakit rabies kepada mahasiswa di Timor-Leste.

Seminar yang digelar di Garden Beach Hotel, Pantai Kelapa , Dili, rabu tersebut mengangkat tema  “Kematian Akibat Rabies Pertama di Timor Leste : Tindakan Mendesak dan Implikasinya terhadap Kesehatan Masyarakat”.

Ketua KAATL, Frederic Nelson Mandela Lopes,  mengatakan, seminar tersebut diadakan dengan tujuan mengundang para akademisi dan praktisi dari Alumni KOICA untuk berbagi ilmu temuan penelitian rabies kepada mahasiswa agar para mahasiswa mempunyai pengetahuan yang lebih jauh menyebarkan informasi mengenai bahayanya penyakit rabies kepada masyarakat Timor-Leste.

Berita terkait : Kemenkes distribusikan 20 vial vaksin Rabies ke RAEOA

“Seminar diseminasi pengetahuan mengenai rabies ini penting untuk disosialisasikan kepada para mahasiswa termasuk masyarakat agar memiliki pengetahuan yang cukup dalam pencegahan penyakit rabies di negara ini,” kata Frederic Nelson.

Selain itu, Duta Besar Korea Selatan untuk  Timor-Leste, Shin Mantaek, mengapresiasi inisiatif KAATL yang peduli terhadap kesehatan masyarakat Timor-Leste.

“Seminar ini penting untuk membagi wawasan yang bermanfaat kepada para mahasiswa dan kemudian mereka akan memiliki pengetahuan tentang pelayanan kesehatan masyarakat untuk membangun masa depan yang cerah bagi Timor-Leste. Saya yakin Kementerian Kesehatan bersama mitra termasuk KAATL akan bekerja sama untuk memberantas penyakit rabies di Timor-Leste,”ujarnya.

Dilain pihak, Wakil Menteri Kesehatan urusan Penguatan Kelembagaan Kesehatan, Jose dos Reis Magno mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Perikanan, Peternakan, dan Kehutanan untuk menangani penyakit virus rabies secara darurat di Oecusse.

“Kami telah mengambil tindakan darurat dengan memvaksinasi anjing di tiga kotamadya seperti Oecusse, Bobonaro dan Covalima. Itu dilakukan untuk mencegah penyakit rabies di Timor-Leste,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan juga mengucapkan terima kasih kepada KAATL yang telah peduli terhadap kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan seminar sosialisasi penyakit rabies kepada mahasiswa di Timor-Leste.

Berita terkait : Penyakit rabies semakin meningkat, Kemenkes imbau masyarakat waspada  

Dijelaskannya, berdasarkan data yang ada di Kementerian Kesehatan, anjing telah menggigit 139 orang dan salah satunya positif rabies. Karena itu, ia meminta agar semua orang membawa anjingnya untuk mendapatkan vaksinasi guna mencegah rabies di negara ini.

Dalam seminar tersebut, KAATL juga melakukan donor darah dalam rangka memperingati Hari Darah Sedunia yang diperingati pada 14 juni.  Selain itu, KAATL juga menyerahkan beberapa obat-obatan berupa reagen, consumable dan peralatan thermo scanner kepada Pusat Kesehatan Comoro untuk digunakan dalam melayani pasien.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

 

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!