DILI, 03 juni 2024 (TATOLI)—Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera memulai program vaksin HPV (Human Papillomavsirus) kepada 55 ribu lebih anak perempuan di seluruh wilayah Timor-Leste.
Program vaksin HPV akan segera diluncurkan perdana di kotamadya Ermera pada 22 juli mendatang. Program tersebut mendapatkan dukungan dari UNICEF (Dana Anak Anak Perserikatan Bangsa Bangsa) yang bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Timor-Leste.
Direktur Nasional Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Emilia de Jesus Alves menjelaskan, Kemenkes akan segera menjelaskan vaksin baru yang disebut HPV.
“Pada tahun ini, Kementerian Kesehatan akan menjelaskan vaksin baru yang disebut HPV. Vaksin tersebut akan diberikan kepada anak perempuan dengan usia 11 hingga 14 tahun. Vaksin HPV akan diberikan pada anak-anak perempuan di sekolah dan anak perempuan yang tidak mendapatkan kesempatan untuk bersekolah,” kata Emilia de Jesus kepada wartawan di UN Caicoli Dili, senin ini.
Berita terkait : WHO-Kemenkes akan luncurkan Pusat Skrining vaksin HPV di Timor- Leste
Dijelaskan, sebelum peluncuran Direksi Nasional Pendidikan dan Promosi Kesehatan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan akan menjelaskan keggunaan vaksin tersebut melalui kegiatan advokasi kepada masyarakat.
“Saya meminta kepada semua orang tua untuk mengizinkan anak kalian untuk mendapatkan vaksin tersebut, karena seperti yang diketahui, penyakit yang disebut kanker serviks dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan serius,” paparnya.
Maka Pemerintah melalui Kemenkes melakukan pencegahan kanker serviks pada anak perempuan lima hingga 10 tahun kedepan.
“Vaksin yang akan diberikan kepada anak perempuan kita tersebut, sangat aman, untuk mencegah penyakit kanker serviks saat mereka berkeluarga atau berhubungan seks bebas,” tegasnya.
Menurut laporan dari Kemenkes, anak Perempuan yang berusia 11 hingga 14 tahun yang akan mendapatkan vaksin HPV pada tahap pertama yaitu, diberikan kepada siswa kelas VI hingga kelas IX di 12 kotamadya termasuk wilayah RAEOA.
Dari jumlah tersebut, anak perempuan kelas VI berjumlah 14.915, kelas VII berjumlah 13.787, kelas VIII berjumlah 13.321, dan siswa kelas IX berjumlah 13.771. Jadi total siswa yang akan menerima vaksin tahap pertama berjumlah 55.794.
Berita terkait : Akhiri kanker serviks, anak perempuan harus divaksin HPV
Usai peluncuran perdana program vaksin HPV, Kemenkes akan menerapkan dan menyediakan vaksin HPV di klinik setempat, untuk diberikan kepada anak-anak perempuan.
Dalam laman Halodoc yang diakses Tatoli, menyebutkan Vaksin HPV atau imuniasasi HPV adalah jenis vaksin yang melindungi tubuh manusia dari infeksi Human Papillomavirus (HPV). HPV merupakan kelompok lebih dari 200 virus, yang menyebar melalui kontak seksual langsung.
Dua jenis virus HPV menyebabkan kutil kelamin, dan banyak dari jenis HPV dapat menyebabkan jenis kanker tertentu. Misalnya, kanker serviks, anal, orofaringeal, penis, vulva, dan vagina.
World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk memasukkan vaksinasi HPV dalam program imunisasi dasar. Vaksin ini membantu untuk mencegah dan menurunkan kejadian kanker genital, khususnya kanker serviks, meskipun tidak dapat mengobati infeksi HPV secara keseluruhan.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




