iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, HEADLINE

SEFOPE mulai siapkan pusat pelatihan khusus bagi peserta TIT ke Jepang  

SEFOPE mulai siapkan pusat pelatihan khusus bagi peserta TIT ke Jepang  

Sekretaris Negara urusan Pelatihan Professional dan Ketenagkerjaan Rogeiro Araújo Mendonça. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 07 februari 2024 (TATOLI)— Sekretariat Negara Pelatihan Professional dan Ketenagkerjaan (SEFOPE) mulai mempersiapkan rencana untuk membuka pelatihan khusus bagi peserta Praktek Kerja Teknis (Technical Intern Training/TIT) di Timor-Leste sebelum peserta terpilih bertolak ke Jepang.

Sekretaris Negara SEFOPE,  Rogério de Araújo Mendonça mengungkapkan timnya telah melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada 19 januari 2024 dan bertemu sendiri pemimpin daerah dari berbagai provinsi yang menunjukan niatnya dalam menerima peserta TIT Timor-Leste (TL).

Berita terkait : Timor-Leste kembali kirim tujuh peserta TIT tahap kedua ke Jepang

“Ini adalah kesempatan baik bagi Timor-Leste, pasar Jepang sangat luas dan saat ini bagaimana kita menyiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) kita. Tetapi, masalahnya di Timor-Leste hanya ada tiga pusat pelatihan swasta dan ini tidak dikelola oleh SEFOPE,” jelas Rogério pada Tatoli di kantor SEFOPE, rabu ini.

Saat ini di Timor-Leste hanya ada tiga pusat pelatihan swasta yang memberikan pelatihan atau kursus bahas Jepang yaitu, seperti Centro Mirai Sato Suai, Centro Quesadhip Ruak (CQR) dan Young Men’s Christian Asociation (YMCA).

SEFOPE sendiri akan mendiskusikan proses pendirian pelatihan khusus bagi peserta TIT bersama Kedutaan Besar Jepang di Timor-Leste dan JICA (Japan International Cooperation Agency) sebagai tahap pertama.

“Kita akan membuat pusat pelatihan agar kaum muda kita bisa mengakses ke Jepang karena disana mereka membutuhkan spesifik seperti pabrik, pertanian dan perikanan. Saya akan menemui Kedubes Jepang dan JICA, karena pihak Jepang meminta kita menyiapkan mereka (peserta TIT) tidak hanya secara bahasa tetapi juga budaya,” katanya.

Sementara, Duta Besar Timor-Leste di Jepang, Ilídio Ximenes da Costa menginformasikan saat ini ada enam provinsi di Jepang yang siap menerima peserta TIT dari Timor-Leste.

Berita terkait : Dubés Ilídio Ximenes tunggu kedatangan tujuh peserta TIT di Jepang

“Saat ini sudah ada enam provinsi seperti Hiroshima, Kochi Marutaka, Fukui, Saitama, Inacity, dan Fukuyama yang sudah siap menerima peserta TIT dari Timor-Leste, tetapi tentunya harus kita follow-up lagi,” jelas Dubes Ilídio.

Diplomat itu mengatakan saat ini pihaknya membutuhkan dukungan tenaga profesional di Kedubes karena Sekretaris Pertama Kedubes TL di Jepang, Julio Martins telah diminta Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEK) untuk kembali ke Timor-Leste.

“Ini adalah masalah yang kita hadapi karena MNEK meminta untuk Sekretaris Pertama disini kembali ke Timor-Leste tetapi pihak SEFOPE sendiri belum memiliki Vokal Point sendiri disini. Kita harap bisa segera disediakan agar mendukung proses koordinasi kita dengan para mitra,” ujarnya.

Saat ini diketahui ada 14 peserta TIT yang aktif menjalankan program magang di provinsi Kochi terdiri dari lima perempuan dan sembilan kali-laki.

Diketahui, selama kunjungan di Jepang, SEFOPE berkesempatan bertemu dengan Gubernur Lokal Fukuyama, Ogawa Masahiko untuk membahas persiapan peserta TIT serta dukungan dalam membangun pusat pelatihan bahasa Jepang.

Selama pertemuan, juga bertemu dengan Ketua Perusahaan Kansei, Kenji Hasegawa untuk membahas tentang pelatihan bagi para pelatih dari Pusat pelatihan Professional Tibar Liquiça, serta niat perusahaan ingin merekrut lebiha dari 500 tenaga kerja Timor-Leste bekerja di Jepang. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!