iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, HEADLINE

Perkuat sistem pertahanan Timor-Leste, Australia ingin tetap lanjutkan perjanjian DCA

Perkuat sistem pertahanan Timor-Leste, Australia ingin tetap lanjutkan perjanjian DCA

Kuasa Usaha Australia di Timor-Leste, Caitlin Wilson. Foto Tatoli/Egas Cristovão

DILI, 19 desember 2023 (TATOLI)— Pemerintah Australia melalui Kuasa Usahanya  di Timor-Leste, Caitlin Wilson, menyatakan Australia ingin tetap melanjutkan perjanjian Defence Cooperation Agreement (DCA) atau Perjanjian Kerjasama Pertahanan dengan Timor-Leste agora terus memperkuat sistem pertahanan negara ini.

Demikian hal itu dikatakan Kuasa Usaha Australia di Timor-Leste, Caitlin Wilson, kepada wartawan usai bertemu Presiden Republik Timor-Leste, Jose Ramos Horta di Istana Negara, Dili, senin.

“Saya sangat senang bersama Atase Pertahanan kami, hari ini  bertemu Bapak Presiden. Kami terus berbicara dengan Presiden Republik tentang kerjasama kami dan membahas mengenai proses formal untuk meratifikasi kembali Perjanjian Kerjasama Pertahanan yang ditandatangani oleh kedua negara pada tahun 2022,” kata Caitlin Wilson.

Ditegaskan, Australi berkomitmen untuk mendukung Timor-Leste dalam melanjutkan perjanjian Kerjasama antara Australia dan Timor-Leste di bidang pertahanan.

“Jadi kami membahas tentang perjanjian kerjasama dibidang pertahanan dan menyoroti prioritas pembangunan yang penting dan kemudian melihat peristiwa besar ditahun depan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 07 september 2022, Mantan Menteri Pertahanan Timor Leste, Filomeno Paixão dan Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles yang telah menandatangani perjanjian Kerjasama DCA yang bertujuan untuk memperkuat sistem pertahanan kedua negara khususnya di zona maritim dan lainnya.

DCA adalah status perjanjian kekuatan yang menetapkan perlindungan timbal balik, tanggung jawab, dan hak istimewa yang akan diberikan masing-masing negara kepada personel militer negara lain di wilayahnya.

Perjanjian tersebut berarti anggota militer Timor-Leste yang  berlatih di Australia akan menerima perlindungan, tanggung jawab, dan hak istimewa yang sama seperti yang akan diterima oleh personel Australia di Timor-Leste.

Perjanjian itu  akan meningkatkan kemampuan  untuk beroperasi bersama sesuai kebutuhan, melakukan latihan dan pelatihan, dan bekerja sama dalam bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor       : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!