DILI, 14 desember 2023 (TATOLI)— Bank Sentral Timor-Leste (BCTL), International Finance Cooperation (IFC), dan Kamar Dagang Timor-Leste (CCI-TL) menggelar lokakarya membahas rencana mendirikan Perusahaan Pusat Keuangan di Timor Leste. Tujuannya, untuk memberikan kredit pinjaman kepada individu atau perusahaan yang membutuhkan.
Gubernur Bank Sentral Timor-Leste, Helder Lopes mengatakan, dalam pertemuan hari ini membahas tentang instruksi atau peraturan untuk mengakses pada Keuangan Perusahaan di Timor-Leste.
“Menetapkan keuangan Perusahaan sangat penting agar dapat membantu masalah besar yang saat ini dihadapi oleh ekonomi kita dalam hal memberikan kredit kepada individu, perusahaan atau pun sektor pribadi,” Helder Lopes kepada wartawan di Timor Plaza Dili, kamis ini.
Ia menambahkan, Keuangan Perusahaan di TL memperbolehkan pemberian kredit namun tidak memperbolehkan perusahaan memiliki simpanan anggaran.
BCTL mengharapkan para pengusaha dapat mengajukan permohonan ke Bank Sentral untuk mengevaluasi formulir permohonan dan juga bekerja sama untuk mendapatkan izin untuk mengoperasikan Perusahaan Pusat Keuangan di Timor-Leste.
Sementara, Perwakilan IFC di Timor-Leste, David Freedman mengatakan pihaknya mendukung pengembangan rancangan undang-undang nomor 25/2023 tentang lembaga keuangan di Timor-Leste.
“Ada beberapa bantuan teknis yang diberikan seperti pengembangan rancangan UU, memberikan konsultasi dengan sektor swasta dan lembaga keuangan, dukungan finalisasi peraturan dan bentuk pengembangan serta dukungan perizinan,” jelasnya.
Dilain pihak, Ketua CCI-TL, Jorge Manuel Serano mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pendirian Perusahaan Pusat Keuangan untuk mendukung pembangunan perekonomian di Timor-Leste. Pendirian Perusahaan Pusat Keuangan ditujukan kepada pengusaha kecil dan menengah untuk mengakses kredit pinjaman.
“Untuk mengakses kredit di perbankan membutuhkan proses yang panjang, namun perusahaan pembiayaan mampu mendukung individu dan perusahaan untuk mengakses kredit,” ujarnya.
Ditambahkan ada empat bank yang terdiri dari satu bank domestik sebagai BNCTL (Banco Nacional de Comércio de Timor-Leste), dan tiga bank internasional yaitu, BNU (Banco Nacional Ultramarino), Bank Mandiri, dan BRI (Bank Rakyat Indonesia).
Namun pihaknya meminta agar ada perusahaan pembiayaan yang dapat mendukung kredit tersebut agar dapat diakses oleh masyarakat, karena adanya kriteria dan beberapa prosedur yang harus dipenuhi.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




