iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, HEADLINE

Pemerintah TL-Jepang bahas Revisi Piagam kerjasama pembangunan bidang ekonomi

Pemerintah TL-Jepang bahas Revisi Piagam kerjasama pembangunan bidang ekonomi

Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama dan Pemerintah Jepang melalui Kementerian Luar Negerinya membahas revisi Piagam kerjasama pembangunan bidang ekonomi, di aula MNEK, Dili, kamis (28/09). Foto Tatoli/António Daciparu

DILI, 28 september 2023(TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEK) dan Pemerintah Jepang melalui Kementerian Luar Negerinya (Kemenlu) hari ini membahas revisi Piagam kerjasama pembangunan bidang ekonomi.

Direktur Jenderal Urusan Bilateral MNEK, Marcos dos Reis da Costa, mengatakan, Kemenlu Jepang bersama MNEK melakukan dialog untuk membahas revisi piagam kerjasama pembangunan di bidang ekonomi, infrastruktur, pendidikan dan lainnya.

“Dialog Kebijakan Timor-Leste dan Jepang bertujuan untuk membahas situasi ekonomi, tantangan dan kebijakan Pembangunan Timor-Leste, dan bagaimana Pemerintah Jepang dapat terlibat untuk meninjau piagam kerja sama pembangunan di Timor-Leste,” kata Marcos pada wartawan di kantor MNEK Pantai Kelapa, Dili, kamis ini.

Dikatakan, pertemuan dialog ini juga membahas mengenai situasi makro ekonomi, kebijakan pemerintahan baru termasuk agenda dan sektor prioritas lima tahun ke depan selain itu, membahas juga bidang prioritas dan tantangan aksesi Keanggotaan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Sementara, Direktur Divisi Perencanaan Bantuan Negara pertama, Biro Kerja Sama Internasional, Kemenlu Jepang, Naoaki KAMOSHIDA,  mengutarakan Timor-Leste telah menjadi mitra dialog. Karena itu, Jepang ingin melanjutkan kerjasama timbal balik di berbagai sektor.

“Jepang akan terus mendukung Timor-Leste berdasarkan wilayah prioritas.  Karena itu, kami ingin mengetahui perkembangan seperti apa yang akan Jepang dukung terhadap Timor-Leste dalam lima tahun mendatang,” ujarnya.

KAMOSHIDA sangat senang bisa melanjutkan mitra pembangunan dengan Timor-Leste. Karena, Jepang berkomitmen untuk meninjau ulang piagam kerja sama pembangunan yang bertujuan, meningkatkan keterlibatan dengan negara berkembang, dan diperlukan kerjasama yang terkoordinasi berdasarkan aturan yang transparan dan adil.

Karena itu, diperlukan peningkatan koordinasi dan mobilisasi dana lebih lanjut, dan Jepang meninjau Piagam tersebut untuk menyajikan arah baru dalam mengembangkan kerja sama agar dapat lebih efektif dan strategis menggunakan kerja sama pengembangan sebagai salah satu alat diplomasinya yang paling penting berdasarkan kepentingan bersama.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!