Produk rokok ilegal beredar di Timor-Leste, AA akui kurangnya kontrol di perbatasan

DILI, 16 agustus 2023 (TATOLI)– Otoritas Kepabeanan (AA) di Timor-Leste mengakui produk rokok beredar secara ilegal di Timor-Leste, akibat kurangnya pengontrolan di wilayah perbatasan negara.
Komisaris AA, José António Fatíma Abílio mengatakan Otoritas Kepabeanan dengan Kementerian Keuangan telah membahas tentang pengawasan terpadu antara Otoritas Kepabeanan dan anggota Kepolisian Nasional Timor Leste, serta memiliki pos pemeriksaan untuk semua transportasi umum yang melewati perbatasan.
“Kami akan berkoordinasi dengan Kepolisian Nasional Timor Leste untuk memperkuat pengawasan di perbatasan untuk memerangi rokok ilegal di zona perbatasan. Kami akan melakukan kegiatan operasi rutin untuk memastikan semua barang ilegal tidak melewati perbatasan antara Timor- Leste dan Indonesia,” ujar Komisaris AA pada Tatoli di kantonya, rabu ini.
Ia menambahkan bahwa AA ingin mengumpulkan distributor utama rokok ilegal. Hal ini diperlukan untuk mengetahui pelaku utama yang bermain di balik kegiatan komersial ilegal ini. Karena itu, AA juga ingin bekerja sama dengan masyarakat yang tinggal di seberang perbatasan untuk berbagi informasi dengan pihak berwenang untuk melakukan intervensi.
José António Fatíma Abílio mengatakan kurangnya pengawasan di perbatasan negara disebabkan Timor-Leste tidak memiliki anggaran operasi yang cukup untuk melakukan pengawasan rutin di perbatasan. Hal ini juga disebabkan oleh kurangnya sumber daya manusia untuk memastikan kontrol rutin di pintu masuk perbatasan.
” Orang-orang mengambil kesempatan untuk secara ilegal melewati perbatasan dan mengedarkan rokok ilegal ketika anggota PNTL beristirahat atau melakukan kegiatan lain,” katanya.
Bea Cukai Timor-Leste juga akan bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan.
Sementara, Kepala Unit Inspeksi dan Operasi AIFAESA, Armindo Gusmão mengatakan pada 2022, lebih dari 39 orang terlibat dalam penjualan tembakau selundupan dan ilegal. Banyak karton Surya 12 dan banyak kemasan Joker yang telah melewati tanggal kedaluwarsa.
Diketahui bahwa dari januari hingga november 2022, Otoritas untuk Inspeksi Kegiatan Ekonomi, Sanitasi, dan Makanan (AIFAESA), melalui kampanye inspeksinya, menyita total 1.689 bungkus Joker (Pohon Sagu, dan lebih dari 640 karton rokok Surya 12.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

