iklan

INTERNASIONAL, KESEHATAN, DILI, HEADLINE

Perhimpunan kotamadya berkomitmen kurangi konsumsi tembakau di Timor-Leste

Perhimpunan kotamadya berkomitmen kurangi konsumsi tembakau di Timor-Leste

Foto bersama usai menandatangani kesepakatan kerjasama dalam mempromosikan kesehatan yang baik dengan mengurangi konsumsi tembakau di Timor-Leste. Foto Tatoli

DILI, 19 Juni 2023 (TATOLI)— Perhimpunan Ketua Otoritas dan Administratif Kotamadya dari Aliansi Kota Asia Pasifik untuk Kesehatan dan Pembangunan (APCAT- Asia Pacific Cities Aliance for Health and Development) di Timor-Leste (TL) berkomitmen mengurangi konsumsi tembakau di negara ini.

Untuk merealisasi komitmen tersebut, Perhimpunan Ketua Otoritas dan Administratif dari  lima kotamadya seperti Dili, Baucau, Bobonaro, Ermera dan Daerah Administratif Spesial Oecusse Ambeno (RAEOA), hari ini menandatangani kesepakatan kerjasama dalam mempromosikan kesehatan yang baik dengan mengurangi konsumsi tembakau di negara ini.

“Pertemuan pertama hari ini, dari Perhimpunan untuk lingkungan APCAT di Timor-Leste, dan Dili sebagai tuan rumah untuk melakukan sebuah pekerjaan dengan mempromosikan hidup sehat untuk mengurangi ketergantungan  konsumsi tembakau di Timor-Leste,” kata Ketua  Kotamadya Dili, Guilermina Filomena dalam sambutannya pada acara penandatangan yang dilakukan di City8 Dili, senin ini.

Seperti diketahui TL dengan angka tertinggi perokok sekitar 37%, maka dari itu penyakit tidak menular di Timor-Leste juga meningkat.

“Sebagai Ketua Otoritas Kotamadya Dili, percaya bahwa dengan semua usaha yang telah dilakukan, belum cukup sehingga diperlukan kerjasama untuk memperbaiki kota dan negara kita agar dapat bebas dari penyakit yang hasilnya dari tembakau,” jelasnya.

Ditegaskan, APCAT TL akan mempromosikan gaya hidup sehat kepada masyarakat dengan berhenti  merokok, olahraga, kesamaan nutrisi, mencegah penyakit tidak menular dan memperbaiki kehidupan yang lebih baik.

Sementara, Menteri Kesehatan, Odete Maria Freitas Belo mengatakan untuk  mempromosikan kesehatan yang baik bukan hanya di implementasikan oleh Kemenkes (Kementerian Kesehatan) namun semua instansi dan kementerian terkait, seperti, Otoritas kotamadya, Kementerian Keuangan, APCAT, WHO, Polisi Nasional Timor Leste (PNTL) dan lainnya.

“Sejak 2006 Kementerian Kesehatan, menerapkan Peraturan Pemerintah untuk mengontrol tembakau di dalam negeri. Namun, implementasinya yang masih bermasalah karena diperlukan kerjasama untuk semua kementerian termasuk PNTL untuk mengontrol tembakau,” katanya.

Dijelaskan, dengan langkah yang dilakukan merupakan suatu usaha untuk mengurangi angka perokok di Timor-Leste.

Selain itu untuk mengurangi perokok di TL, Pemerintah telah menunjukan komitmennya dengan menaikkan pajak kesehatan atas tembakau. Sejak januari 2022, pajak tembakau melonjak dari $19/kg menjadi $100/kg pada januari 2023. 

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!