DILI, 15 oktober 2022 (TATOLI)- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Timor-Leste (TL) menyelenggarakan Indonesian Cultural Performances, Education Fair, and Night Market untuk mempromosikan peluang beasiswa serta memperkenalkan aneka budaya dari Indonesia.
Sama seperti tahun sebelumnya, acara ini digelar di Timor Plaza Dili menghadirkan pertunjukan budaya Indonesia dan juga bazar produk Indonesia. Bedanya, tahun ini disertai dengan Pameran Pendidikan untuk pemuda-pemuda TL yang ingin melanjutkan pendidikan ke Indonesia.
Acara tersebut bertepatan dengan perayaan 20 tahun awal hubungan persahabatan Indonesia-Timor-Leste.
Dalam hal ini, Presiden Republik Timor-Leste, José Ramos Horta, mengatakan hubungan bilateral kedua negara adalah contoh bagi negara lain. Karena, meskipun pada masa lalu, warga negara Timor dan Indonesia hidup dalam persaudaraan dan memiliki budaya yang sama.
Kepala Negara mengatakan, orang Timor dan Indonesia memiliki hubungan persahabatan, persaudaraan dan solidaritas yang berakar pada hidup berdampingan selama berabad-abad di nusantara yang sama.
Sementara, Duta Besar RI untuk Timor-Leste, Okto Dorinus Manik mengatakan, pameran tersebut pernah diadakan setiap tahun tetapi dihentikan pada tahun 2020 dan 2021 karena krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19.
Ditegaskan diplomat tersebut, kegiatan tersebut melibatkan 23 perwakilan perguruan tinggi Indonesia dengan tujuan untuk mempromosikan dan berbagi informasi tentang program pelatihan.
Okto Dorinus Manik menggarisbawahi bahwa Indonesia berkomitmen untuk mendukung TL dalam pengembangan sumber daya manusia,
“Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia Timor, tidak hanya dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Tetapi juga dalam pelatihan budaya yang mencakup antara lain musik, dan ini akan dilakukan melalui berbagai kerjasama pelatihan di daerah ini,” katanya.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




