iklan

POLITIK, INTERNASIONAL, DILI

Dubes Kinefuchi Masami bahas pengiriman tenaga kerja Timor-Leste ke Jepang

Dubes Kinefuchi Masami bahas pengiriman tenaga kerja Timor-Leste ke Jepang

Duta Besar Jepang untuk TL, Kinefuchi Masami. Foto Tatoli/ Egas Cristovão

DILI, 06 Agustus 2022 (TATOLI) – Pemerintah  Jepang  melalui Kedutaan Besarnya di Dili, Timor-Leste (TL) mulai membahas kemungkinan pengiriman tenaga kerja  TL ke Jepang.

“Pemerintah  kami  masih bekerja sama dalam upaya, melalui kedutaan Timor-Leste di Tokyo, dengan tujuan mempercepat pengiriman tenaga kerja  Timor-Leste ke Jepang”, kata  Duta Besar (Duta besar) Jepang untuk TL, Kinefuchi Masami kepada Tatoli, di Dili.

Diplomat tersebut juga menginformasikan bahwa Jepang memiliki peluang kerja di beberapa bidang. “ Karena itu, Pemerintah kami ingin mendiskusikan area spesifik mana yang mungkin relevan bagi tenag kerja TL untuk bekerja di Jepang,” paparnya.

Dubes juga menambahkan,   tenaga kerja asal Warga negara Timor-Leste (WNTL) yang bekerja di Jepang sangat minim. “Orang Timor yang  bekerja di Jepang sangat minim. Karena, itu pemerintah Jepang sedang menyelesaikan program yang memungkinkan lebih banyak pekerja asing untuk memasuki Jepang dan  akan memungkinkan, setiap tahun, bisa memasuki  sekitar 4 ribu imigran dari berbagai negara ke Jepang untuk bekerja di berbagai bidang,” jelasnya.

“Saya berharap melalui program ini orang Timor dapat diberi wewenang untuk bekerja di Jepang”, katanya.

Ditanya tentang jumlah total tenaga kerja TL  yang dikirim, diplomat itu menambahkan bahwa Pemerintah Jepang bermaksud menerima kelompok kecil terlebih dahulu dan, nanti, akan dilihat bagaimana prosesnya akan berlanjut,” paparnya.

Sebelumnya,  Mantan Sekretaris Negara urusan Pelatihan Kejuruan dan Ketenagakerjaan (SEFOPE), Julião da Silva, pada tahun 2019 telah melakukan  kunjungan resmi ke Jepang.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Jepang mempresentasikan 14 bidang pekerjaan yang memungkinkan bagi tenaga kerja TL  untuk bekerja di beberapa bidang tersebut.

Reporter : Domingos Piedade Freitas

Editor      : Maria Auxiliadora (penerjemah : Armandina Moniz)

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!