iklan

EKONOMI, LAUTÉM, LIQUIÇÁ

Perusahan Comve-Funan Santalum tingkatkan produksi ayam DOC dengan “Hatchery” di TL

Perusahan Comve-Funan Santalum tingkatkan produksi ayam DOC dengan “Hatchery” di TL

Hasil penetasan telur menggunakan teknologi peternakan “Hatchery”. Foto/Espesial.

DILI, 05 agustus 2022 (TATOLI)— Perusahaan Ternak Ayam Broiler, Comve dan Funan Santalum, kembali meningkatkan investasi produksi ayam DOC (Day Old Chick) di dalam negeri dengan teknologi peternakan “Hatchery” atau tempat penetasan.

“Kedua perusahaan, bersama dengan mitra mereka telah memulai investasi mereka dan terus mencari peralatan lebih lanjut untuk memproduksi DOC, yang akan berlangsung di Kota Liquica dengan menghadirkan “Hatchery” atau tempat penetasan,” jelas Direktur Eksekutif TradeInvest Timor-Leste, Arcanjo da Silva, dalam siaran pers yang diakes Tatoli, jumat ini.

Hatchery atau empat penetasan adalah fasilitas tempat telur ditetaskan dalam kondisi buatan, terutama telur ikan, unggas atau bahkan penyu.

Direktur Eksekutif TradeInvest mengucapkan terima kasih kepada kedua perusahaan, karena menunjukkan komitmen dan kontribusi mereka dalam proses pembangunan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Timor-Leste.

Kedua perusahaan terus melakukan pembaruan untuk memastikan bahwa TradeInvest Agency Timor-Leste tetap t memantau dan memfasilitasi investor nasional sesuai dengan Undang-Undang Investasi Swasta No. 15/2017 dan Keputusan Pemerintah No. 2/2018 tentang peraturan dan prosedur untuk investasi swasta.

Perusahan Comve Unipesoal, Lda, dan Funan Sant Alum Unipesoal, Lda, adalah perusahaan nasional penerima Deklarasi Manfaat yang diberikan oleh Pemerintah melalui TradeInvest pada tahun 2020 dan berinvestasi di sektor peternakan seperti ternak ayam broiler.

Perusahan Comve Unipesoal, Lda, dengan investasi sebesar $100,000.00 yang berlokasi di Desa Titilari, Kecamatan Fuiloro, Kabupaten Lautém dan Perusahan Funan Santalum Unipesoal, Lda, investaisnya sebesar $145,778.00 yang lokasinya di Loes Liquiça.

Teknologi Peternakan Hatchery

Untuk meningkatkan investasi produksi ayam DOC (Day Old Chick) di dalam negeri dengan teknologi peternakan  “Hatchery” atau tempat penetasan, berdasarkan hasil pengamatan literatur,  Agência Tatoli menyimpulkan bahwa:

  1. Lokasi hatcheryharus dipilih ditempat yang sejuk dan tenang.  Hatchery harus dijaga dengan biosecurity yang ketat dengan prinsip sanitasi 3S yakni Sebelum, Sedang, dan Sesudah proses pekerjaan harus higienis atau tersanitasi dengan baik agar proses produksi dapat optimum.
  2. Tempatnya terdiri dari ruang terminal yakni tempat penerimaan telur, colling roomyakni tempat menyimpan telur tetas sementara, setter room dan hatcher room yakni ruang inkubasi/penetasan telur, wash room, ruang pull chick atau penanganan DOC, ruang administrasi, dan ruang distribusi.
  3. Perkembangan embrio terdiri dari 3 periode, yakni:
  • Periode I pertumbuhan organ dalam, periode ini berlangsung pada umur 1-5 hari.
  • Periode II pertumbuhan jaringan luar, periode ini berlangsung pada umur 6 sampai 14 hari.
  • Periode III pertumbuhan membesaran embrio, periode ini berlangsung pada umur 15 sampai 21 hari. 

Hatchery adalah produk ilmu pengetahuan dan teknologi peternakan mutakhir, yang perlu ditunjang keterampilan dan disiplin para pelaku/petugas di lingkungan hatchery tersebut, sehingga operasional hatchery sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang digariskan. Sebab, suatu produk teknologi jika tidak ditunjang sumber daya manusia yang terampil dan disiplin, akan mengalami kegagalan dan berakhir dengan kerugian yang tidak sedikit.

Reporter : Cidalia Fátima

Editór     : Cancio Ximenes

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!