iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL

Pemilik Souro Coconut Oil himbau naker kumpulkan modal buka usaha di TL

Pemilik Souro Coconut Oil himbau naker kumpulkan modal buka usaha di TL

Jestór Imprenza Lospalos Pure Coconut Oil, Arsénio da Costa Pinto Cabral. Imajen Tatoli/Francisco Sony

DILI, 29 juni 2022 (TATOLI)—Pengusaha Muda Timor-Leste dan mantan tenaga kerja di Inggris, Arsénio da Costa Cabral, menghimbau agar tenaga kerja (naker) Timor-Leste yang kini bekerja di luar negeri bisa memberikan kontribusi kepada negara dengan mendirikan usaha dan membuka lapangan kerja kepada orang lain.

“Saya juga dulu bekerja di luar negeri. Tetapi saya kembali lagi ke sini dengan membawah modal yang cukup untuk mendirikan perusahaan Souro Coconut Oil. Kita lihat saat ini permintaan masyarakat soal minyak goreng meningkat. Karena itu, sebagai orang Timor-Leste, kita bisa memproduksi sendiri kebutuhan kita. Sebagai anak bangsa, kita harus memberikan kontribusi kepada negara,” jelas Arsénio da Costa Cabral pada Tatoli secara esklusif pagi ini di Hudilaran, Dili.

Pemilik Perusahaan Souro Coconut Oil ini menngatakan, perusahaan minyak goreng ini didirikan pada 2018 di kotamadya Lautém dengan modal awal $1.000.

Namun karena ada dukungan dari mitra kerja di Australia, ia sempat mempekerjakan enam orang tenaga kerja tetapi saat ini telah memiliki 200 orang tenaga kerja yang bekerja di bidang produksi, logistik dan administrasi.

Ia mengatakan, setiap hari perusahaan yang ia pimpin ini mampu memproduksi 1000 hingga  1500 liter minyak kelapa yang sebanding dengan 30 sampai 40 ton setiap bulan.

Bahan baku untuk minyak kelapa ini sendiri dapat diambil dari petani di kotamadya Viqueque, Baucau dan Lautém.

Selain itu, kat dia, pada tahun ini Perusahan Souro Coconut Oil telah mengekspor 200 ton minyak kelapa ke Australia.

Menurutnya, selama ini banyak tantangan yang ia hadapai tetapi karena dedikasi yang tinggi dan gemar membangun koneksi dengan mitra kerja di luar negeri, sehingga bisa mendukung dan melancarkan upayahnya untuk memastikan kestabilan perusahaan.

“Saya sendiri bangga dan apresiasi kepada kaum muda Timor-Leste yang kini mencari kerja di luar negeri. Ini satu hal yang sangat baik. Tetapi mereka harus memliki keyakinan bahwa suatu saat mereka bisa membangun negara Timor-Leste ini,” katanya.

Oleh karena itu, ia minta kepada pihak Pemerintah untuk memfasilitasi para pengusaha muda yang ingin memajukan usahanya dengan menyediakan pasar yang lebih luas, tidak hanya dalam negeri tetapi menjalar hingga ke luar negeri.

Sebelumnya, Ketua CCI-TL (Câmara Comercio Indústria Timor-Leste), Oscar Lima dalam wawancaranya dengan Tatoli mengeaskan, CCI-TL yang menjadi perkumpulan pengusaha di Timor-Leste juga aktif memberikan sosialisasi dan salah satunya bagaimana untuk menghubungkan para pelaku industri tersebut ke pasar yang lebih luas.

“Kita hargai upaya mereka dan tentunya kita juga akan mendukung mereka agar produk-produk tersebut mampu dipasarkan di supermarket-supermarket yang ada di Timor-Leste,” katanya.

Saat ini, pihak Souro Coconut Oil juga bergabung dalam program Pemerintah seperti Cesta Básica dan telah menyediahkan 800.000 botol minyak kelapa di gudang utama Manleuana dan Ailok Laran Dili.

 Reporter : Cidalia Fátima

Editór      : Cancio Ximenes

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!