DILI, 10 Mei 2022 (TATOLI) – Pemerintah dan anggota Parlamen Nasional (PN) membahas pengembangan minyak dan gas Greater Sunrise di Laut Timor dalam debat Usulan Revisi Anggaran 2022 pada sesi spesifik di Parlemen Nasional.
“Kami membahas tentang penggunaan Dana Perminyakan, dengan tujuan membawa bangsa kita ke masa depan. Setiap tahun kami membahas tentang pengeluaran dana yang dikeluarkan,” kata Perdana Menteri Taur Matan Ruak, dalam debat di Parlamen Nasional, selasa ini.
PM Taur mengungkapkan bahwa 79% Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun ini diambil dari Dana Perminyakan.
Sementara itu Menteri Keuangan, Rui Gomes, mengatakan proses pengembangan minyak dan gas Greater Sunrise di Laut Timor sedang berlangsung dan telah dilakukan pertemuan dahulu di Australia.
Menteri Rui juga mengingatkan bahwa Dana Perminyakan pada akhir Maret 2022, berjumlah $19,6 miliar.
Sebelumnya Menteri Perminyakan dan Mineral, Vítor da Conceição, mengutarakan bahwa proses diskusi pengembangan ladang minyak dan gas Greater Sunrise berjalan dengan baik.
Pemerintah Timor-Leste dan Australia menyimpulkan usulan kontrak untuk pembangunan proyek-proyek di ladang Greater Sunrise masih dalam proses kontrak pembagian hasil.
Pemerintah Timor-Leste, melalui Timor Gás e Petróleo, Empresa Pública (Timor GAP, E.P), berpartisipasi dalam konsorsium Greater Sunrise dan mewakili 56,56%, Woodside (operator) 33,44% dan Osaka Gás 10% .
Menurut Maritime Boundary Treaty, dalam Annex B, pasal 2, yang mengatur pembagian persentase Greater Sunrise, mendefinisikan bahwa jika jalur pipa menuju Australia, Timor-Leste menerima 80% dan Australia 20%, dan jika menuju Timor-Leste , negara ini menerima 70% dan Australia 30%.
Selain itu anggota Parlamen Nasional dari Fraksi Partai Demokrat, Adriano do Nascimento, meminta Pemerintah menjelaskan proses negosiasi pengembangan ladang minyak dan gas Greater Sunrise.
Dia juga mengingatkan bahwa, selama bertahun-tahun, pendapatan dari ladang minyak Bayung Udan telah menurun.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




