iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Update Kasus DBD : Januari hingga februari ini, 2.228 pasien teridentifikasi

Update Kasus DBD : Januari hingga februari ini, 2.228 pasien teridentifikasi

Foto google

DILI, 19 februari 2021 (TATOLI)— Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD), terus melonjak dan  berdasarkan data   dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Timor-Leste (TL) sejak awal januari 2022 hingga saat ini telah mengidentifikasi 2.228 penderita DBD dan 30 orang meninggal dunia.

Berdasarkan siaran pers yang diakses Tatoli dari Kemenkes, sabtu,  19 februari menyebutkan, kasus tersebut teridentifikasi di kotamadya Dili dengan 1.366 kasus, Manatuto (142), Ermera (90), Baucau (105), Manufahi (94), Covalima (82), Liquica (74), Bobonaro (32), Aileu (66), Viqueque (51), Ainaro (30), Lautem (93) dan tiga kasus dari Wilayah Administrasi Khusus Oecusse-Ambeno (RAEOA).

“Sebagian besar kasus berasal dari Dili dengan 1.366 kasus dan 16 orang meninggal dunia.  Kasus DBD juga   tercatat di 12 kotamadya lainnya,” tulis siaran pers itu.

Dalam siaran pers juga dijelaskan, sebagian besar kasus DBD di Kotamadya Dili, teridentifikasi dari Pos Administratif Dom Aleixo, dengan 729 kasus, Pos Administratif Cristo Rei (297 kasus), Pos Administratif Na’in Feto (157 kasus), Pos Administratif Vera Cruz (144 kasus), Atauro (12 kasus) dan 27 tercatat dari Metinaro.

Dengan melonjaknya DBD, Kemenkes meminta kepada penduduk di Dili dan kotamadya lainnya agar secepatnya membawa pasien yang mengalami deman, radang sendi dan bersin-bersin ke pusat kesehatan untuk mendapatkan pengobatan.

Kemenkes juga meminta kepada masyarakat untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar membersihkan rumah dan lingkungan untuk mencegah wabah DBD.

Dinas Kesehatan Kotamadya Dili (SSMD) mencatat pada 2021 lalu, teridentifikasi 672 pasien deman berdarah dan delapan meninggal dunia.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor   : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!