iklan

INTERNASIONAL, PENDIDIKAN, SOSIAL INKLUSIF

UNICEF rayakan HUT ke-75, TL ucapkan selamat

UNICEF rayakan HUT ke-75, TL ucapkan selamat

Foto google

DILI, 28 desember 2021 (TATOLI)– Pemerintah Timor-Leste (TL) melalui Menteri Keuangan, Rui Gomes menyampaikan ucapan selamat kepada UNICEF yang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 pada selasa ini.

Menteri Keuangan TL, Rui Augostu Gomes mengatakan bahwa dengan usia   UNICEF yang telah menginjak 75 tahun ini adalah sebuah bukti akan konsistensi UNICEF dalam melayani anak-anak dengan pengalaman yang dimilikinya.

“Atas nama pemerintah TL saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada UNICEF atas eksistensinya. Bagi saya ini bukan umur yang tua tetapi diukur dari pengalaman yang sudah ada selama ini. Hari ini kita melihat kembali apa saja yang sudah dilakukan UNICEF sejauh ini,” jelas Menteri Rui di kantor Kementerian Keuangan, Aitarak Laran, selasa ini.

Sementara itu, Perwakilan  UNICEF di TL, Bilal Durrani mengatakan UNICEF bekerja dalam kemitraan dengan Pemerintah untuk menjangkau setiap anak di seluruh dunia dan di TL melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi berbasis masyarakat dan masyarakat sipil, serta organisasi non-pemerintah

Dijelaskan, kehadiran UNICEF dan mitra pembangunan, badan-badan PBB, akademisi dan organisasi internasional lainnya untuk memungkinkan anak-anak dan keluarga mereka untuk melepaskan hak-hak mereka, memenuhi potensi dan melanjutkan pembangunan negara mereka.

“UNICEF didirikan setelah Perang Dunia Kedua, untuk menyelamatkan nyawa anak-anak dan melindungi hak-hak mereka. Di TL kami telah membantu pemerintah melalui kesehatan, nutrisi, air bersih dan sanitasi, pendidikan, sosial inklusif dan partisipasi dalam penanganan Covid-19,” ungkap Bilal.

Dilain pihak, Perwakilan dan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Jepang di TL, YAMADA Kazumi menyampaikan ucapan selamatnya kepada UNICEF atas 75 tahun kerja keras untuk melindungi hak-hak anak. Jepang berbagi sebagian besar sejarahnya, pertama sebagai negara penerima setelah Perang Dunia II dan sekarang sebagai mitra dekat.

“Di Timor-Leste, kami telah bekerja sama sejak tahun 2003 ketika sebuah proyek kesehatan ibu dan anak diluncurkan. Kami berharap dapat terus bekerja sama secara erat dengan Pemerintah Timor-Leste dan UNICEF pada tahun 2022 dan di tahun-tahun mendatang,” katanya.

UNICEF adalah sebuah organisasi PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan kesejahteraan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang. Lembaga ini adalah salah satu anggota dari United Nations Development Group, dan bermarkas besar di Kota New York.

UNICEF didirikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 11 Desember 1946 dengan nama United Nations International Children’s Emergency Fund atau Badan Internasional PBB tentang Dana Darurat untuk Anak-Anak, yang kehadirannya untuk memberikan bantuan makanan dan kesehatan darurat di negara-negara yang terkena dampak Perang Dunia II.

Dokter Ludwik Rajchman dari Polandia secara umum dianggap sebagai pendiri UNICEF dan memimpin lembaga ini sejak tahun 1946. Berdasarkan saran dari dr. Rajchman, Maurice Pate dari Amerika Serikat ditunjuk sebagai direktur eksekutif yang pertama, dan bertugas sejak tahun 1947 hingga  meninggal dunia pada 1965.

Pada tahun 1953, mandat UNICEF diperluas untuk menangani kebutuhan anak-anak di negara berkembang. Pada tahun itu pula UNICEF ditetapkan sebagai bagian tetap dari Sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sejak itu, kata ”international” dan ”emergency” dihapus dari nama organisasi, sehingga cukup dikenal sebagai United Nations Children’s Fund atau disingkat “UNICEF”.

Pendanaan UNICEF bergantung pada kontribusi dari pemerintah negara-negara anggota dan juga pendonor swasta.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!