DILI, 20 desember 2021 (TATOLI)— Sebanyak 91 tenaga kerja (naker) Timor-Leste akan berangkat ke Korea Selatan (Korsel) pada januari 2022 mendatang.
Untuk merealisasi keberangkatan ke 91 naker tersebut, senin ini Direktur Nasional Tenaga Kerja Luar Negeri, Filomeno Soares dan Perwakilan Human Resource Development (HRD) Korea Selatan (Korsel) di Timor-Leste (TL), Mr. Jooyun melakukan rapat dengan 91 naker TL.
Berdasarkan, siaran pers yang diakses Tatoli, Direktur Nasional Tenaga Kerja Luar Negeri, Filomeno Soares menjelaskan rapat tersebut bertujuan untuk membagikan informasi kepada para naker tentang persyaratan dan dana yang perlu disiapkan sebelum berangkat ke Korsel.
Dalam siaran pers itu disebutkan bahwa persyaratan yang harus dipenuhi setiap naker adalah selain vaksinasi lengkap, tes medis dan tes PCR Covid-19. Persyaratan lainnya adalah karantina satu malam sebelum berangkat ke Korsel dan setibanya di Korsel setiap naker wajib dikarantina selama tiga hari.
Filomeno juga berpesan kepada para naker untuk menjaga kesehatan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan dan organisasi kesehatan dunia, seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan selalu menggunakan hand sanitizer.
“Sebelum berangkat akan dilakukan tes medis terlebih dahulu dan jika hasil tes menunjukan ada penyakit, maka keberangkatan naker bersangkutan dibatalkan. Begitu pun ketika tiba di Korsel, dilakukan tes medis lagi. Jika hasil tes medis ada indikasi penyakit dalam tubuh naker yang bersangkutan, maka naker tersebut akan dideportasi,” kata Filomeno.
Disebutkan, naker yang akan berangkat ke Korsel sebanyak 91 orang. Mereka terbagi dalam dua kelompok bidang pekerjaan yaitu 56 orang akan bekerja di bidang perikanan dan 35 orang akan bekerja di pabrik. Rencananya, ke-91 naker TL akan berangkat ke Korsel pada 14 januari 2022.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




