iklan

EKONOMI, POLITIK, INTERNASIONAL, AINARO, BAUCAU, DILI, LAUTÉM, LIQUIÇÁ, MANUFAHI

UNDP terapkan proyek desentralisasi

UNDP terapkan proyek desentralisasi

Perwakilan UNDP di Timor -Leste (TL), Munkhtuya Altangerel. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 15 desember 2021 (TATOLI)– Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) menerapkan proyek desentralisasi untuk  mendekatkan pemerintah pada masyarakat di daerah pedesaan.

Perwakilan UNDP di Timor -Leste (TL), Munkhtuya Altangerel menjelaskan hampir 70% orang TL tinggal di daerah pedesaan dan menghadapi tantangan sehari-hari termasuk terbatasnya akses  ke layanan publik.

“Jadi, proyek ini bertujuan mendukung program dekonsentrasi dan desentralisasi Pemerintah dengan mendekatkan aktivitas pemerintahan, administrasi publik, dan layanan kepada masyarakat, dengan perhatian khusus yang diberikan.  Proyek ini juga diprioritaskan pada  masyarakat yang hidup dalam situasi rentan,” jelas Munkhtuya pada Tatoli di kantor PBB, Caicoli, selasa.

Dijelaskan, tantangan pengembangan proyek tersebut terdapat pada mayoritas penduduk TL yang  tinggal di daerah pedesaan dengan akses terbatas ke layanan publik. Dukungan teknis untuk meninjau dan mempromosikan debat yang diinformasikan untuk persetujuan Rancangan Undang-Undang (RUU) dari anggota parlamen menjadi terbatas.

Tantangan lainnya, dikatakan,  adalah tingkat kemiskinan di daerah pedesaan berada pada 47%  dibandingkan dengan 28% di daerah perkotaan. Pemerintah kota memiliki kapasitas dan sumber daya manusia yang rendah untuk melakukan perencanaan ekonomi lokal yang partisipatif, inklusif dan berbasis bukti.

Ia mengatakan adapun pencapainnya lainnya yaitu,  328 pejabat lokal (46 wanita) telah menerima pelatihan tentang penggunaan Portal Kota. 6.677 orang memperoleh manfaat dari kemudahan akses air dari dua proyek infrastruktur air di Bobonaro dan Baucau.

Adapaun portal kotamadya telah diluncurkan sebagai platform data nasional yang terintegrasi. Sebuah Rumah Komunikasi telah dibangun dan dilengkapi dengan ruang pers bagi wartawan untuk mempromosikan pelaporan yang akurat dan komunikasi yang efektif antara anggota Parlamen Nasional dan warga.

Proyek dengan judul memperkuat pembangunan lokal integral untuk membangun kapasitas pemerintah kotamadya di TL dikembangkan di 12 kotamadya sejak maret 2020 dan akan berakhir pada maret 2023.

Program ini diterapkan melalui kerjasama dengan Parlemen nasional, Kementerian Administrasi Negara, Pemerintah Kotamadya & Administratif Kotamadya dan dukungan dari KOICA. Pembiayaan untuk program ini dengan total anggaran $ 3.986.050 terdiri dari Uni Eropa $3.586.050 dan UNDP $400.000.

 Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!