DILI, 02 desember 2021 (TATOLI)—Pemerintah Timor-Leste melalui Menteri Koordinator Bidang Ekonomi (MKAE), Joaquim Amaral, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala Umum Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO-World Intellectual Property Oraganization), Daren Tang, tentang hak milik intelektual Timor-Leste (TL) di Swiss.
Melalui siaran pers yang diakses oleh Tatoli menyebutkan, ada beberapa bagian terpenting kerjasama TL dengan WIPO untuk mendukung kebutuhan ekonomi dan mengembangkan infrastruktur dengan mendirikan pusat dukungan inovasi intelektual, sehingga dalam kerjasama tersebut TL menyediakan kerangka hukum menurut praktek internasonal tentang hak milik intelektual.
“Saya sangat bangga menandatangani MoU dengan Menteri Joaquim Amaral. Karena, MoU tersebut merupakan suatu tahap untuk mendirikan ekosistem inovasi IP (Intellectual property ) Timor –Leste. Karena, hak milik intelektual sangat penting bagi semua Negara termasuk TL, karena ini akan dilihat dari brand, desain dan teknologi agar dapat mendukung industri kopi TL,” kata Daren Tang.
Siaran pers itu juga menjelaskan, hak milik intelektual merupakan hak cipta paten, dengan merek dagang yang dikeluarkan oleh setiap individu dengan diakui dana bermanfaat dari sesi keuangan tentang apa yang mereka berikan atau dilaksanakan. Hak milik intelektual dapat mempromosikan lingkungan dengan kretivitas dan inovasi pada konstruksi dari setiap individu.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi (MKAE), Joaquim Amaral mengatakan, kerjasama ini akan memberikan harapan baru bagi generasi muda, yang bekerja dalam bagian tersebut. Karena, ini merupakan bagian terpenting untuk mendorong setiap individu yang mempunyai kemampuan untuk meningkatakan pengetahuannya agar bisa menjadi hak cipta yang mendapatkan perlindungan dari hukum yang ada.
“ Saya sangat terhormat dan bangga di hari ini melalui dukungan WIPO, TL melangkah satu langkah lagi, tentang bagimana melindungi kreativitas atau konstruksi yang dilakukan oleh warga TL pada aktivitas setiap harinya,” jelas Menteri Joaquim Amaral.
Dikatakan ada komponen penting dari hak milik intelektual sebagai beberapa hak paten seperti desain industry, indikasi geografik dan beberapa komersial rahasia, dan dalam tandatangan tersebut WIPO juga memberikan semangat bagi TL untuk dapat berpartisipasi dalam akademik WIPO dengan memberikan pelatihan bagi TL agar meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia.
Penandatanganan MoU dilakukan pada 30 november 2021 di Quartel Jeral Organisasi Dunia, Jenewa, Swiss, dan dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Bidang Perindustrian, Dominggos Lopes Antunes dan Perwakilan TL di Jenewa, Duta Besar (Dubes), Lurdes Bessa beserta delegasi TL lainnya.
Reporter : Mirandolina Barros Saores
Editor : Armandina Moniz




