DILI, 18 oktober 2021 (TATOLI)– Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEK) hingga saat ini belum menerima surat persetujuan atau agreement tentang Duta Besar (Dubes) Timor-Leste (TL) yang baru untuk Repuplik Kesatuan Myanmar agar menjalankan misi diplomasi di negara tersebut.
Demikian hal tersebut diutarakan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Adaljiza Albertina Xavier Reis Magno kepada Tatoli, di Kantor MNEK, Dili, senin ini.
Dia menjelaskan, Dubes TL untuk Repuplik Kesatuan Myanmar belum mendapatkan surat persetujuan karena situasi konflik dalam negeri yang masih belum membaik.
Berita terkait : Presiden Lú Olo lantik lima dubes baru untuk lima negara sahabat
Dikatakan, situasi yang sama juga dialami negara lain yang mana misi para diplomat yang sebelumnya telah selesai namun belum bisa mengirimkan diplomat baru untuk melakukan diplomasi.
“Situasi di Myanmar belum jelas, tidak hanya TL, namun ada banyak negara yang belum mendapatkan agreement. Tapi, kita sedang menunggu. Jika, tidak ada agreement kita akan menjalankan pekerjaan seperti biasa,” kata Adaljiza.
Sebelumnya, pada juli, agustus dan oktober tahun ini, Presiden Republik, Francisco Guterres ‘Lu Olo’ melantik 14 Dubes, untuk misi multilateral dan bilateral. Semuanya sudah menjalankan misi diplomatik di negara yang ditujukan.
Untuk saat ini, ada Dubes yang masih menunggu pelantikan terdiri dari satu misi bilateral, yaitu Dubes TL untuk Repuplik Kesatuan Myanmar, Antonito Araújo yang ditunjuk untuk menggantikan João Cámara yang sudah mengakhiri misi diplomatik tahun ini.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




