DILI, 16 September 2021 (TATOLI) – Ketua Dewan Pers, Virgílio Guterres, mengatakan pihaknya sedang berdiskusi dengan Kementerian Administrasi Negara untuk mempromosikan Balibó sebagai kota kebebasan.
“Kami sedang berdiskusi dengan Kementerian Tata Usaha Negara. Gagasan mempromosikan Balibó sebagai kota kebebasan yang muncul tahun lalu. Tetapi, rencana itu dibatalkan karena negara dalam keadaan darurat dan menerapkan isolasi terbatas secara umum akibat pandemi Covid-19”, kata Virgílio Guterres kepada Tatoli di ruang kerjanya, Balide, Dili, rabu.
Virgílio Guterres mengakui, meski banyak kendala, Dewan Pers tetap menggelar diskusi informal dan menyempurnakan rangkuman proposal untuk disampaikan kepada Kementerian Administrasi Negara.
“Ide tersebut belum disetujui Kementerian Administrasi Negara, dan meminta Dewan Pers untuk terus memperbaiki penyajian proposal, termasuk deskripsi singkat proyek tersebut”, ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Direksi Kantor Berita Timor-Leste (TATOLI, IP), Manuel Pinto mengatakan, rencana Dewan Pers ini merupakan tindakan syukur atas dedikasi dan partisipasi masyarakat dan jurnalis Australia dalam perjuangan kemerdekaan Timor-Leste.
“Pemerintah Timor-Leste ingin menunjukkan kepada Pemerintah Australia bahwa mereka mengakui partisipasi lima jurnalis dalam proses perjuangan kebebasan pers,” katanya.
Ia yakin, dengan dipromosikannya Balibó sebagai kota kebebasan, menunjukkan kepada publik bahwa aktivitas jurnalis tidak memiliki batas.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




