DILI, 10 juni 2021 (TATOLI)—Program vaksin AstraZeneca dosis tahap kedua melalui COVAX facility diluncurkan pada 10 juni 2021, yang sebelumnya vaksin tahap pertama telah digelar pada 7 april 2021.
Vaksin tahap kedua di lakukan di Pusat Konvensi Dili (Centro Convenção Dili-CCD), kamis ini, dan dua Wakil Perdana Menteri Timor-Leste, Armanda Berta dan Jose Reis didampingi Presiden Parlamen Nasional, Aniceto Guterres dan Presiden Pengadilan Tinggi, Deolindo dos Santos yang pertama menerima vaksin dosis kedua.
“Kita semua yang ada di tempat ini, untuk menerima vaksin AstraZeneca dosis kedua, sedangkan pada tahap pertama sekitar lebih dari 90 ribu masyarakat yang sudah di vaksin,” ungkap Menteri Kesehatan, Odete Maria Freitas Bello dalam pidatonya, di gedung Pusat Konvensi Dili, kamis ini.
Ia mengatakan ada beberapa Negara yang tidak mengakses untuk menerima vaksin melalui COVAX facilty, namun kita mendapatkan bantuan vaksin berupa AstraZeneca dan SINOVAC.
Vaksin AstraZeneca diberikan kepada masyarakat yang berumur mulai dari 18 tahun ke atas dan di prioritaskan pada lansia yang berumur 60 tahun , serta penderita penyakit kronis.
Menteri Solidaritas Social dan Inklusif, Armanda Berta mengatakan pemerintah melanjutkan kegiatan vaksin dosis tahap kedua dan meminta kepada seluruh masyarakat untuk mendatangi setiap tempat vaksin. “Masyarakat yang sudah di vaksin pada tahap pertama mencapai 94,313, dan hari ini pemerintah mengadakan vaksin dosis tahap kedua, dan ini sangat penting bagi semua masyarakat,“ ujar Menteri Armanda.
Vaksin AstraZeneca dosis kedua 100,800 terdiri dari 74.800 dari COVAX facilty dan 24.000 dari pemerintah Selandia Baru, tiba di Timor-Leste dengan pesawat penerbangan TRI-M.G Airlines, pada 9 juni 2021 di bandara Internasional Nicolau Lobato, pada rabu ini.
Berdasarkan data dari pusat penangganan Covid-19, terdapat 7.941 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dari jumlah tersebut 5.985 dinyatakan sembuh dan 18 orang meninggal dunia.
Sementara itu, Koordinator Pusat Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Odete Viegas da Silva mengatakan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah menetapkan masyarakat yang menerima vaksin dosis kedua bebas melakukan kunjungan ke semua distrik di Timor-Leste dengan menggunakan karta vaksin yang berwarna kuning, tetapi harus menunggu selama dua minggu.
“Untuk memastikan vaksin tersebut akan berfungsi dengan baik didalam tubuh maka setelah dua minggu, baru bisa bebas melakukan kunjungan ke semua distrik,” jelas Odete Viegas da Silva kepada wartawan di gedung Pusat Konvensi Dili (Centro Convenção Dili-CCD), kamis ini.
Dia menambahkan vaksin Astrazeneca tahap kedua untuk kota Dili dimulai pada 10 juni 2021, sedangkan di distrik lain diluncurkan pada 14 juni 2021.
Mengenai vaksin SINOVAC yang berasal dari Cina, menurut Odete diprioritaskan bagi yang berusia 18 sampai 60 tahun dan juga kepada warga negara asal China yang ada di Timor-Leste.
“Jika menerima vaksin SINOVAC tahap pertama pada 10 juni 2021, maka untuk tahap kedua akan diterima pada 10 juli 2021,” ujar Odete.
Odete memastikan, kedua vaksin tersebut sudah terbukti menunjukan efektivitas dalam melawan infeksi virus Covid-19, selain itu aspek keamanannya pun telah diuji secara klinis.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




