MALAYSIA, 17 Juni 2026 (TATOLI) – Duta Besar Timor-Leste untuk Malaysia, Lisualdo Gaspar, mengatakan bahwa Malaysia dan Timor-Leste selama ini terus memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor, termasuk pendidikan, pertahanan dan keamanan, kesehatan, teknologi, pengembangan sumber daya manusia, pertanian, politik, serta investasi ekonomi.
Duta Besar Timor-Leste untuk Malaysia, Lisualdo Gaspar, menjelaskan bahwa hubungan antara kedua negara sangat baik. Pada tingkat politik, para pemimpin kedua negara secara rutin saling melakukan kunjungan resmi. Malaysia juga telah memberikan dukungan kepada Timor-Leste sejak 1999 melalui kontribusi militernya untuk membantu menjamin perdamaian dan stabilitas di Timor-Leste.
“Saat ini Presiden Republik Timor-Leste sedang melakukan kunjungan khusus ke Malaysia. Sebelumnya, Kepala Pemerintah dan anggota pemerintah lainnya juga telah melakukan kunjungan ke sini. Tahun lalu, Perdana Menteri Malaysia juga berkunjung ke Timor-Leste. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua negara selalu terjalin dengan baik dan kuat,” kata Lisualdo Gaspar kepada para wartawan di W Hotel Kuala Lumpur, hari ini.
Ia mengatakan kedua negara telah membentuk sebuah komisi konsultasi bilateral dan dalam waktu dekat akan mulai mengadakan pertemuan untuk membahas berbagai upaya memperkuat hubungan tersebut.
Menurut Lisualdo, Pemerintah Malaysia terus menunjukkan dukungannya kepada Timor-Leste sejak negara ini membuka kedutaan besarnya di Malaysia pada 2002. Saat itu, Malaysia menyediakan gedung untuk Timor-Leste, menanggung biaya sewa kanselari, menyediakan kendaraan bagi duta besar, serta memberikan dukungan finansial untuk operasional kedutaan, termasuk dalam mendukung proses integrasi Timor-Leste ke ASEAN.
“Dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, Malaysia memberikan berbagai kesempatan pelatihan kepada para pejabat Timor-Leste melalui Program Kerja Sama Teknik Malaysia (Malaysia Technical Cooperation Programme/MTCP). Malaysia juga memberikan kesempatan kepada pejabat Timor-Leste untuk mengikuti langsung kerja komite penyelenggara mereka guna mempelajari aspek substansi dan logistik saat menjalankan Keketuaan ASEAN,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pada 2025, Timor-Leste juga memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dengan mengirim hampir 80 mahasiswa penerima beasiswa untuk menempuh pendidikan di Malaysia. Selain itu, lebih dari 20 mahasiswa lainnya sedang mengikuti pendidikan di bidang perminyakan di berbagai universitas di Malaysia.
“Selama ini kami juga merujuk pasien-pasien Timor-Leste untuk menjalani perawatan medis di Malaysia. Selain itu, banyak investor Malaysia yang telah datang ke Timor-Leste untuk berinvestasi di sektor infrastruktur dan pariwisata,” katanya.
Lisualdo juga menyoroti dukungan Malaysia pada masa pandemi COVID-19. Menurutnya, Malaysia menjadi salah satu negara yang tetap membuka akses bagi Timor-Leste di tengah pembatasan global akibat pandemi.
Selain itu, pada saat Timor-Leste menghadapi krisis politik dan keamanan pada 2006, Malaysia juga termasuk negara yang memberikan dukungan kepada Timor-Leste setelah pemerintah mengajukan permintaan bantuan.
Reporter : Alexandra da Costa (Penerjamah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




