iklan

INTERNASIONAL

PM Xanana lakukan misi diplomatik di Vietnam, empat kesepakatan disiapkan

PM Xanana lakukan misi diplomatik di Vietnam, empat kesepakatan disiapkan

Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, tiba di Bandara Internasional Noi Bai, Hanoi, pada Minggu (7/6) dan disambut melalui upacara Garda Kehormatan sebagai bentuk penghormatan resmi dari Pemerintah Vietnam. Foto GPM

DILI, 08 Juni 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, memulai misi diplomatik penting di Republik Sosialis Vietnam dengan agenda memperkuat hubungan bilateral dan memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor.

Dalam kunjungan resmi yang berlangsung pada 07–10 Juni 2026 tersebut, kedua negara dijadwalkan menandatangani empat kesepakatan kerja sama, termasuk di bidang pendidikan, pendidikan tinggi, media, dan pembebasan visa.

PM Xanana tiba di Bandara Internasional Noi Bai, Hanoi, pada Minggu (7/6) pukul 14.55 waktu setempat dan disambut melalui upacara Garda Kehormatan sebagai bentuk penghormatan resmi dari Pemerintah Vietnam. Kedatangannya diterima langsung oleh Menteri Sains dan Teknologi Vietnam, Huynh Thanh Dat, didampingi Duta Besar Timor-Leste untuk Vietnam, João Pereira.

Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Perdana Menteri Vietnam, Le Minh Hung, dan menjadi salah satu agenda diplomatik penting Timor-Leste di kawasan Asia Tenggara, terutama di tengah upaya negara itu memperkuat integrasi regional menjelang keanggotaan penuh ASEAN.

Setelah tiba di Hanoi, PM Xanana mengadakan pertemuan dengan Duta Besar João Pereira guna memperoleh pembaruan terkait agenda resmi yang akan dijalani selama kunjungan berlangsung.

Sesuai jadwal yang telah disusun, PM Xanana akan menggelar pertemuan kehormatan dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden Vietnam, To Lam, pada Senin (8/6). Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan politik dan diplomatik yang telah terjalin baik antara kedua negara sejak Timor-Leste meraih kemerdekaan.

Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah partisipasi PM Xanana dalam pembukaan ASEAN Future Forum 2026 pada Selasa (9/6). Dalam forum tersebut, PM Xanana dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan para pemimpin politik, pembuat kebijakan, akademisi, dan mitra pembangunan dari berbagai negara.

Forum tersebut menjadi kesempatan bagi Timor-Leste untuk memperkuat posisinya dalam diskusi mengenai masa depan kawasan ASEAN sekaligus memperluas jaringan kerja sama dengan negara-negara mitra.

Pada hari yang sama, PM Xanana juga akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam, Le Minh Hung, guna membahas berbagai peluang kerja sama strategis, termasuk perdagangan, pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, serta hubungan antar-lembaga pemerintahan.

Pertemuan bilateral tersebut akan diikuti dengan penandatanganan empat kesepakatan kerja sama antara Timor-Leste dan Vietnam.

Dua kesepakatan pertama berkaitan dengan sektor pendidikan dan pendidikan tinggi. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kemitraan antara institusi pendidikan dan penelitian, pertukaran mahasiswa dan dosen, pelaksanaan program pelatihan dan penelitian bersama, serta perluasan peluang beasiswa bagi generasi muda kedua negara.

Sementara itu, dua kesepakatan lainnya menyangkut pembebasan visa bagi pemegang paspor biasa dan kerja sama antara Agência Noticiosa Timor-Leste (TATOLI, I.P.) dengan Vietnam News Agency (VNA).

Kerja sama media antara TATOLI dan VNA diharapkan dapat meningkatkan pertukaran informasi, pengembangan kapasitas jurnalis, serta memperkuat promosi pembangunan dan peluang investasi di kedua negara.

Selain bertemu para pemimpin eksekutif Vietnam, PM Xanana juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Ketua Majelis Nasional Vietnam, Tran Thanh Man, guna membahas penguatan hubungan antarlembaga legislatif serta dukungan Vietnam terhadap proses integrasi regional Timor-Leste.

Pada hari terakhir kunjungannya, Rabu (10/6), PM Xanana akan menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Luar Negeri Parlemen Inggris sekaligus Menteri untuk Indo-Pasifik, Seema Malhotra MP. Pertemuan tersebut akan membahas perkembangan isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama.

Delegasi Timor-Leste yang mendampingi PM Xanana terdiri atas Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian serta Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay, Wakil Perdana Menteri Koordinator Urusan Sosial dan Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Masyarakat, Mariano Assanami Sabino, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas; Menteri Pendidikan, Dulce de Jesus Soares; Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira; Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Maria da Costa Rangel; Sekretaris Negara Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes; serta Kepala Kantor Perdana Menteri, Elizabeth Exposto.

Kunjungan resmi ini mencerminkan komitmen Timor-Leste dan Vietnam untuk terus memperkuat kemitraan bilateral yang saling menguntungkan, sekaligus membuka peluang kerja sama baru di bidang pendidikan, ekonomi, diplomasi, dan komunikasi sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarbangsa di kawasan Asia Tenggara.

 Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!