iklan

EKONOMI, HEADLINE

Agio Pereira dan Woodside Energy kembali bahas langkah lanjutan Greater Sunrise

Agio Pereira dan Woodside Energy kembali bahas langkah lanjutan Greater Sunrise

Menteri Kabinet Dewan Menteri dan juga sebagai Juru Bicara Proyek Greater Sunrise untuk Timor-Leste, Agio Pereira, melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Senior Woodside Energy untuk pengembangan Greater Sunrise, Paul Sullivan. Foto Portal Pemerintah

DILI, 14 Mei 2026 (TATOLI) — Menteri Kabinet Dewan Menteri dan juga sebagai Juru Bicara Proyek Greater Sunrise untuk Timor-Leste, Agio Pereira,  kembali menggelar pertemuan dengan perusahaan energi Woodside Energy guna membahas langkah lanjutan pengembangan proyek minyak dan gas Greater Sunrise.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pemerintah, Dili, Kamis (14/05), mempertemukan Agio Pereira dengan Wakil Presiden Senior Woodside Energy untuk pengembangan Greater Sunrise, Paul Sullivan. Dalam kesempatan tersebut, Paul Sullivan turut didampingi Direktur Nasional Woodside di Timor-Leste, António dos Santos.

Pembahasan difokuskan pada perkembangan terbaru negosiasi proyek Greater Sunrise, termasuk aspek teknis, komersial, dan regulasi yang masih terus dibicarakan antara Pemerintah Timor-Leste dan konsorsium pengembang proyek.

Berita terkait : Timor-Leste dan Australia sepakat percepat negosiasi Proyek Greater Sunrise

Pemerintah dan Woodside juga meninjau kemajuan pembahasan terkait model pengembangan terintegrasi yang menghubungkan eksplorasi ladang gas dengan pembangunan fasilitas pemrosesan di darat Timor-Leste.

Dalam pertemuan itu, Agio Pereira menegaskan kembali pentingnya proyek Greater Sunrise bagi masa depan ekonomi nasional Timor-Leste.

“Proyek ini memiliki nilai strategis bagi negara karena berkaitan dengan kedaulatan nasional, pembangunan pesisir selatan, dan penciptaan fondasi ekonomi berkelanjutan bagi generasi mendatang,” demikian pernyataan Pemerintah dalam siaran resmi yang diterima TATOLI.

Kedua pihak turut membahas rencana tindak lanjut, termasuk kunjungan teknis ke wilayah pesisir selatan dan kawasan Beaçu, serta agenda pertemuan berikutnya dengan Perdana Menteri dan lembaga terkait guna mempercepat proses negosiasi.

Woodside Energy saat ini menjadi bagian dari konsorsium Greater Sunrise dengan kepemilikan saham sebesar 33,44 persen. Sementara itu, perusahaan nasional TIMOR GAP memegang saham mayoritas sebesar 56,6 persen dan Osaka Gas Australia memiliki 10 persen saham.

Lapangan gas Greater Sunrise yang terdiri dari Sunrise dan Troubadour berada sekitar 150 kilometer di tenggara Timor-Leste dan sekitar 450 kilometer di barat laut Darwin, Australia.

Pemerintah Timor-Leste sebelumnya menyatakan bahwa studi konseptual independen yang dilakukan pada 2024 telah menunjukkan kelayakan pengembangan proyek Greater Sunrise di wilayah Timor-Leste, termasuk pembangunan pipa gas menuju pesisir selatan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!