iklan

INTERNASIONAL

WFP : 13 juta lebih warga Afghanistan hadapi kerawanan pangan

WFP : 13 juta lebih warga Afghanistan hadapi kerawanan pangan

Foto VOA

DILI, 13 Mei 2026 (TATOLI)— Program Pangan Dunia (WFP) di Afghanistan memperingatkan bahwa lebih dari 13 juta orang di negara itu mengalami kerawanan pangan yang serius karena kesulitan ekonomi yang berkelanjutan, pengangguran, dan masalah terkait iklim terus memengaruhi mata pencaharian di seluruh negeri.

Melansir Antara News, WFP juga menyampaikan kekhawatiran atas penurunan tajam pasokan makanan bergizi khusus yang digunakan untuk menangani malanutrisi pada perempuan dan anak-anak. Organisasi itu menyebut meningkatnya tekanan ekonomi dan kemanusiaan turut memengaruhi operasi bantuan.

Menurut perkiraan PBB, sekitar 13,8 juta orang di Afghanistan menghadapi kekurangan pangan parah, sementara hampir 5 juta anak-anak serta perempuan hamil atau menyusui mengalami malanutrisi.

Selain itu, dalam Laman WFP juga mencatat bahwa, pada tahun lalu, WFP mendukung lebih dari 12,4 juta warga Afghanistan dengan ransum makanan dan bantuan gizi. Hampir tiga perempat dari mereka, atau 9,1 juta orang, adalah perempuan dan anak-anak seperti Ahmadi dan anak-anaknya. “Tetapi pemotongan dana telah memaksa kami untuk mengurangi dukungan kami. Saat ini, bantuan WFP menjangkau kurang dari sebagian kecil ibu dan anak-anak yang kekurangan gizi di Afghanistan – dan bahkan itu pun berisiko mengalami pemotongan lebih lanjut,” kata Aylieff dari WFP.

“Dukungan gizi mencegah anak-anak terjerumus lebih dalam ke dalam kekurangan gizi. Ini adalah cara bagi para ibu untuk melindungi keluarga mereka di tengah guncangan ekonomi dan iklim yang terus-menerus. Tanpa akses lintas batas yang andal dan pendanaan yang berkelanjutan, kita berisiko mendorong ribuan ibu dan anak lainnya ke dalam kekurangan gizi yang mengancam jiwa,” kata Aylieff.

Di kota Faizabad, Afghanistan timur laut, mengalami krisis demi krisis terjadi dan keluarga-keluarga berjuang setiap hari untuk bertahan hidup. Di kota Faizabad dan di negara Asia Tengah ini, keadaan darurat kekurangan gizi yang diam-diam mengancam masa depan jutaan anak dan ibu.

Kegiatan WFP di Afghanistan dapat terlaksana berkat dukungan dari Bank Pembangunan Asia, Australia, Kanada, Komisi Eropa, Jepang, Selandia Baru, Swedia, Swiss, dan Inggris Raya.

WFP sangat membutuhkan US$350 juta untuk mendukung masyarakat Afghanistan yang paling rentan selama enam bulan ke depan.

TATOLI  

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!