BOBONARU, 04 Mei 2026 (TATOLI)— Otoritas keamanan nasional terdiri dari Badan Komunitas Intelijen Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) dan Anggota Pasukan Pertahanan Bersenjata Timor-Leste (F-FDTL), berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 12 senapang angin ke Timor-Leste pada Minggu (03/05/2026) subuh.
Tim keamanan nasional menggagalkan upaya penyelundupan 12 senapang angin merek Sharp Tiger itu di daerah Akadiru-laran, kampung Oplegul, Desa Holsa, Pos Administratif Maliana, Kotamadya Bobonaro.
Komandan Kepolisian Kotamadya Bobonaro, Kepala Inspektor Damião da Silva Correia, membenarkan bahwa barang-barang ilegal tersebut diangkut secara diam-diam menggunakan kendaraan bermotor dari arah perbatasan Tapo-Memu dengan maksud untuk dijual kepada masyarakat di kotamadya lain.
“Menurut informasi, ada dua sepeda motor, tetapi satu sepeda motor yang dikendarai seorang pemuda berhasil melarikan diri, karena pada pukul 03:10 subuh, hari masih gelap sehingga ia berhasil melarikan diri. Satu sepeda motor lainnya disita dengan 12 senapan angin dan empat popor. Ini termasuk kategori kejahatan yang berkaitan dengan senjata api berdasarkan Undang-Undang 05/2017. Jadi, pelaku kejahatan senjata api tersebut telah diserahkan ke markas Komando PNTL Kotamadya Bobonaro,” jelas Damião kepada wartawan di Markas Komando Kepolisian Bobonaro, Senin ini.
Dikatakan barang-barang yang disita dengan seorang tersangka laki-laki yang berasal dari Desa Kota-bo’ot, Pos Administratif Bobonaro, Kotamadya Bobonaro, saat ini sedang diamankan di Markas Komando Kepolisian Kotamadya Bobonaro.
“Barang bukti dan tersangka kini kami siapkan untuk diserahkan kepada Kejaksaan untuk melanjutkan proses lanjutan, sedangkan tersangka yang melarikan diri akan terus kami cari,” katanya.
Ia menambahkan bahwa, pihak berwenang keamanan dan pertahanan akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Kotamadya Bobonaro dan para otoritas masyarakat untuk memastikan keamanan di perbatasan guna mencegah aktivitas ilegal terkait barang selundupan.
Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan komando kotamadya Ermera dan Ainaru serta kotamadya lainnya untuk tetap melakukan pengawasan dan melakukan operasi terhadap peredaran senjata api.
Reporter : Sergio da Cruz
Editor : Armandina Moniz




