iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Sebelum dicetak, Lamadi undang PM Xanana lihat buku “Xanana Sang Pemersatu Timor-Leste”   

Sebelum dicetak, Lamadi undang PM Xanana lihat buku “Xanana Sang Pemersatu Timor-Leste”   

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão melihat langsung buku berjudul “Xanana Sang Pemersatu Timor-Leste” yang akan dibanyak oleh Percetakan Kompas Gramedia Printing. Foto GPM

DILI, 03 Mei 2026 (TATOLI) – Penulis Indonesia Lamadi de Lamato telah menulis buku berjudul “Xanana Sang Pemersatu Timor-Leste” yang akan di cetak oleh Percetakan Kompas Gramedia Printing.

Dalam Laman Pemerintah yang diakses Tatoli, menyebutkan bahwa  sebelum Buku berjudul “Xanana Sang Pemersatu Timor-Leste” itu dicetak, Penulis Buku Lamadi secara langsung mengundang Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão  untuk melihat langsung buku yang siap dicetak di Kompas Gramedia Printing, Jakarta. Saat kunjungan ke Kompas, Kepala Pemerintah Timor-Leste itu  diterima langsung oleh Wakil Presiden Kompas Gramedia, Try Agung Kristanto beserta para staf lainnya. Kunjungan PM Xanana bersama delegasi ke Kompas Gramedia, Jakarta, Indonesia pada Sabtu (02/05).

Dalam kunjungan PM Xanana itu, Try Agung Kristanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada PM Xanana.

“Terima kasih kepada Perdana Menteri Xanana Gusmão yang telah mempercayakan kami untuk menerbitkan buku ini. Ini adalah kehormatan besar bagi kami,” ujar Try Agung Kristanto.

Kepala Pemerintah yang sebelumnya juga pernah bekerja sebagai seorang jurnalis  merasa sangat terhormat melakukan kunjungan ke  Kompas Gramedia.

“Saya merasa terhormat karena pada saat Kompas telah berdiri selama 10 tahun, saya juga bekerja sebagai jurnalis. Nama kode saya sebagai jurnalis adalah Xanana,” kata PM Xanana Gusmão.

Selain itu, Penulis Indonesia Lamadi de Lamato juga menceritakan tentang tujuan menulis buku ini sejak tahun 1996 ketika ia bersekolah di Annur, Dili.

Setelah menyelesaikan studinya di Dili, Lamadi de Lamato kembali ke Jakarta dan sangat beruntung bertemu sesama Muslim Timor, terutama Júlio Tomas Pinto yang mengadopsinya dan membiayai pendidikan universitasnya hingga ia lulus.

Buku “Xanana Sang Pemersatu Timor-Leste” yang akan di perbanyak oleh Percetakan Kompas Gramedia Printing. Foto GPM

Pada tahun 2002, Lamadi de Lamato lulus dari universitas di Jakarta dan pergi ke Timor-Leste yang dianggap sebagai negara tempat ia tinggal hingga dewasa.

“Dua tahun setelah saya berada di Amerika, saya kembali dan memutuskan bahwa saya harus melakukan sesuatu dan menulis buku tentang Timor-Leste. Itulah mengapa saya menulis buku tentang Xanana. Karena menurut saya, Xanana adalah orang yang sangat penting,” kata Lamadi de Lamato.

Penulis Lamadi juga pernah menulis buku tentang para pemimpin dunia, salah satunya adalah pemimpin Amerika dan sekarang buku kedua tentang pemimpin dunia Xanana Gusmão akan segera diterbitkan.

Pada kesempatan ini, jurnalis dari media Kompas juga melakukan wawancara dengan Perdana Menteri, Xanana Gusmão tentang integrasi Timor-Leste (TL) sebagai anggota ke-11 di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Kunjungan PM Xanana ke Kompas Gramedia  didampingi oleh Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Urusan Ekonomi dan Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay, Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis, Gastão Francisco de Sousa, Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes, mantan Menteri Pertahanan, Julio Tomas Pinto, dan Mantan Menteri Infrastruktur Pedro Lay, serta Duta Besar Timor-Leste untuk ASEAN, Elisia Maria da Silva.

TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!