DILI, 10 April 2026 (TATOLI) — Direktur Eksekutif Aero Dili, Lourenço de Oliveira, mengatakan perusahaan akan menghentikan sementara penerbangan Aero Dili dari Dili, Timor-Leste ke Singapura dan Dili – Fuzhou (China).
Keputusan penghentian sementara penerbangan ke dua negara itu, terkait krisis bahan bakar yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel, melawan Iran.
Demikian hal itu diungkapkan Direktur Lourenço saat bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Republik, Kamis (09/04).
Dalam Portal Kepresidenan Republik, menyebutkan bawa Presiden Republik menerima audensi dengan Direktur Eksekutif Aero Dili, untuk mendengarkan penjelasan Aero Dili terkait situasi penerbangan pesawat berbendara Timor-Leste itu.
Berita terkait : Maret–Mei, Aero Dili perluas koneksi langsung Dili–Malaysia–Australia
Dalam audiensi, pengusaha Lourenço menginformasikan kepada Kepala Negara bahwa, sebagai perusahaan penerbangan, akan menghentikan sementara penerbangan untuk dua negara.
“Sebagai perusahaan penerbangan, kami akan menghentikan sementara penerbangan Aero Dili dari Timor-Leste ke Singapura serta dari Dili ke Fuzhou (China), dan akan dilanjutkan kembali setelah situasi normal,” ungkap pengusaha Lourenço de Oliveira.
Lourenço menjelaskan lebih lanjut bahwa beberapa rute penerbangan akan dikurangi dari dua atau tiga kali seminggu menjadi hanya satu kali seminggu, khususnya untuk tujuan Malaysia dan China. Mengenai Indonesia, operasional juga akan bergantung pada situasi krisis bahan bakar yang sedang berlangsung.
Terkait tiket, pengusaha tersebut menyampaikan bahwa harga telah naik mengikuti situasi dunia, terutama terkait harga bahan bakar pesawat (avtur) yang telah naik sebesar 90% sejak Maret 2026 dan sebuah tantangan yang dihadapi di seluruh dunia dan bukan hanya di Timor-Leste.
Meski menghadapi masalah ini, Aero Dili tidak akan mengurangi jumlah karyawannya, berbeda dengan perusahaan penerbangan lain di dunia yang saat ini tengah melakukan pengurangan tenaga kerja.
Berita terkait : Presiden Horta akui keberanian Aero Dili buka penerbangan Dili – Xiamen
Terakhir, pihak Aero Dili juga memaparkan mengenai posisi Pemerintah saat ini dalam membantu Aero Dili sebagai perusahaan milik putra daerah Timor-Leste agar dapat melanjutkan operasionalnya. Oleh karena itu, Aero Dili memiliki rencana agar Pemerintah juga ikut mengambil bagian dalam saham (ekuitas) di perusahaan Aero Dili guna memperkuat keberadaannya.
TATOLI




