iklan

POLITIK

Kurangi impor barang dari luar negeri, TL harus berinvestasi pada produk sendiri

Kurangi impor barang dari luar negeri, TL harus berinvestasi pada produk sendiri

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão. Foto Tatoli/Antonio Daciparu

DILI, 06 November 2025 (TATOLI)—Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, mengatakan Pemerintah telah memutuskan untuk mengurangi impor barang dari luar negeri terutama kebutuhan pokok, sehingga Timor-Leste harus menginvestasikan produknya sendiri agar rakyat tidak bergantung pada barang yang diimpor dari luar negeri.

PM Xanana mengatakan hal itu  menjawab intervensi dari  Anggota Parlemen Nasional dari Fraksi FRETILIN, Aniceto Guterres mengenai masalah ekonomi impor.

“Ketika kita mengurangi impor, masalah besar yang kita hadapi adalah apa pun yang dibeli anak-anak untuk makanan dan minuman, maka kita harus lihat bahwa negara kita dapat memproduksinya,” kata Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, menanggapi intervensi disela-sela debat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dalam tahap umum yang diadakan di Parlemen Nasional, Kamis ini.

Sementara itu, Kepala Pemerintah mempertanyakan, jika Timor-Leste mampu memproduksi sendiri, mengapa Timor-Leste harus terus membeli barang dari luar negeri?.

Oleh karena itu, ujarnya, Pemerintah berupaya mendirikan Bank Pembangunan untuk menyelenggarakan sejumlah pameran guna memberikan kesempatan kepada kaum muda untuk berinvestasi dari produk mereka sendiri.

Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah berupaya mendirikan bank pembangunan untuk menyalurkan kredit kepada sektor swasta guna meningkatkan pertumbuhan pendapatan ekonomi domestik dan mengambil inisiatif untuk menginvestasikan produk-produk Timor-Leste sendiri guna mengurangi impor barang.

“Karena kita akan melakukan semua hal tersebut bukanlah seperti sebuah keajaiban untuk mengurangi impor barang apa saja yang bisa kita lakukan,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan (MAPPF), Marcos da Cruz, mengatakan bahwa untuk mengurangi impor barang dari luar negeri, harus perlu memodernisasi sistem sektor pertanian sehingga perlu meningkatkan pasokan air ke ladang untuk mendapatkan produksi yang baik.

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!