DILI, 22 Oktober 2025 (TATOLI) – Institut Statistik Nasional Timor-Leste (INETL) melaporkan bahwa tingkat inflasi secara keseluruhan naik tipis sebesar 0,1% pada September 2025, dibandingkan dengan Agustus 2025 yang meningkat 0,2%.
Ketua INETL, Elias Ferreira, menjelaskan bahwa perubahan harga pada semua kelompok barang dan jasa meningkat sebesar 0,1%, terutama disumbang oleh kelompok makanan dan minuman non-alkohol. Sementara itu, kelompok alkohol dan tembakau turun sebesar 0,2%, dan peralatan serta pemeliharaan perabot rumah tangga menurun sebesar 0,1%.
“Kelompok makanan dan minuman non-alkohol naik 0,1% karena adanya kenaikan harga pada subkelompok gula (0,5%), ikan dan makanan laut (0,9%), serta garam, selai, madu, cokelat, dan permen (0,3%),” ujar Elias Ferreira di kantornya, Caicoli, Dili.
Ia menambahkan, beberapa subkelompok mengalami penurunan, seperti buah-buahan turun 0,7% dan roti serta serealia turun 0,4%, yang menjadi penyeimbang terhadap kenaikan harga pada kelompok lain.
Untuk tingkat inflasi tahunan, INETL mencatat peningkatan sebesar 0,9% antara September 2024 dan September 2025. Kenaikan tahunan terutama disumbang oleh kelompok makanan dan minuman non-alkohol (2,0%), pendidikan (0,4%), perabot rumah tangga (0,8%), serta rekreasi dan budaya (1,3%).
Sebaliknya, beberapa kelompok mengalami penurunan tahunan, antara lain transportasi (-0,8%), alkohol dan tembakau (-3,5%), dan komunikasi (-0,2%).
Selain itu, inflasi barang yang diperdagangkan tercatat stabil (0,0%) secara bulanan, sedangkan barang yang tidak diperdagangkan naik 0,3%. Secara tahunan, inflasi barang yang diperdagangkan naik 0,8%, dan barang yang tidak diperdagangkan naik 1,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




