DILI, 15 Oktober 2025 (TATOLI) — Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Maria da Costa Rangel, memaparkan proposal mengenai rencana pasca-aksesi Timor-Leste ke ASEAN untuk periode 2026 hingga 2030, dalam pertemuan Dewan Menteri yang digelar pada Rabu ini.
Rencana tersebut memiliki tujuan strategis untuk memastikan integrasi penuh dan berkelanjutan Timor-Leste ke dalam ASEAN pada tahun 2030, berdasarkan tujuh bidang kebijakan utama, yaitu:
- Persiapan kelembagaan dan harmonisasi regulasi
- Integrasi dan diversifikasi ekonomi
- Infrastruktur dan konektivitas
- Pengembangan sumber daya manusia
- Integrasi sosial-budaya
- Keberlanjutan lingkungan
- Persiapan untuk kepresidenan ASEAN tahun 2030.
Wakil Menteri Milena menjelaskan bahwa dokumen tersebut mendefinisikan visi strategis negara dalam proses integrasi regional dan akan dipresentasikan secara resmi pada 26 Oktober 2025.
“Kita juga harus tahu bahwa pada hari penting ini apa yang akan kita lakukan dan presentasikan. Karena itu, hari ini kami membawa rencana pasca-aksesi ini ke Dewan Menteri untuk meninjau dokumen komprehensif ini dan memastikan adanya penyesuaian berdasarkan perkembangan di ASEAN. Semoga proses ini berjalan dengan baik,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Pemerintah, Rabu ini.
Ia menambahkan bahwa usulan tersebut biasanya dibahas lebih komprehensif di Dewan Menteri dan tidak memerlukan persetujuan dari Parlemen Nasional.
Menurut dokumen resmi yang diakses oleh Agência TATOLI, visi rencana ini adalah “Timor-Leste yang berkapasitas, terhubung, dan berdaya saing, terintegrasi penuh ke dalam Komunitas ASEAN pada tahun 2030″.
Rencana tersebut menetapkan tujuan strategis untuk mentransformasikan partisipasi Timor-Leste di ASEAN menjadi hasil yang konkret dan terukur, dengan fokus pada penguatan kapasitas nasional, diversifikasi kelembagaan dan ekonomi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Di antara komitmen utamanya, dokumen ini juga menyoroti kontribusi aktif Timor-Leste terhadap Visi ASEAN 2045, yang berorientasi pada pembangunan komunitas regional yang tangguh, inovatif, dinamis, dan berpusat pada rakyat.
Dengan pelaksanaan rencana ini secara konsisten, Timor-Leste tidak hanya akan menjadi anggota baru ASEAN, tetapi juga akan menegaskan dirinya sebagai mitra aktif dan kontributor bagi kawasan, menggunakan integrasi regional sebagai katalis untuk pembangunan nasional yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Reporter: Alexandra da Costa (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




