iklan

HUKUM

Presiden Ramos-Horta dorong pembentukan Mahkamah Agung perkuat integritas sektor yudisial

Presiden Ramos-Horta dorong pembentukan Mahkamah Agung perkuat integritas sektor yudisial

Menteri Kehakiman, Sérgio Hornai, bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Dili. Foto Media Kepresidenan Republik

DILI, 01 Oktober 2025 (TATOLI) – Menteri Kehakiman, Sérgio Hornai, bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta. Dalam pertemuan Kepala Negara meminta untuk menganalisis kemajuan dalam memperkuat sektor judisial di Timor-Leste, dengan pembentukan Mahkamah Agung sebagai prioritas utama.

Pertemuan antara  Menteri Kehakiman, Sérgio Hornai, dan Presiden Ramos-Horta itu dilakukan di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Dili, Selasa (30/09).

Berdasarkan laman resmi Kepresidenan Republik yang diakses Tatoli, bahwa, Menteri Sérgio Hornai dalam pertemuan memberitahu Kepala Negara mengenai koordinasi yang sedang berlangsung antara Pemerintah, Parlemen Nasional, dan lembaga yudikatif, dalam rangka menciptakan kerangka hukum dan logistik yang diperlukan untuk mendirikan Mahkamah Agung.

Pertemuan tersebut juga menggarisbawahi komitmen Presiden Republik untuk mempercepat pembentukan institusi demokrasi fundamental ini, yang dianggap sebagai landasan visi beliau (Kepala Negara) untuk negara hukum yang kuat.

Diskusi tersebut juga membahas isu perumahan negara yang diperuntukkan bagi mantan pejabat publik, sebuah topik kepentingan nasional yang baru-baru ini diangkat oleh Presiden Republik.

Jadi, Menteri Sérgio Hornai menjelaskan kompleksitas hukum seputar Undang-Undang Tunjangan Pensiun Seumur Hidup yang baru dan persyaratan untuk menyewa asset atau properti negara. Jadi, menanggapi seruan Presiden Republik untuk solusi yang seimbang, Menteri Sergio menekankan pentingnya proses yang penuh kemurahan hati dan rasa hormat.

“Dengan pasti, kita berada di sini hari ini karena kita telah melalui sebuah proses. Itulah sebabnya kita juga harus mempertimbangkannya dengan hati,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa, “Kita harus memberikan perlakuan yang bermartabat kepada para mantan pejabat publik kita,” kata Menteri Sergio.

Pernyataan tersebut memperkuat komitmen pemerintah untuk menemukan resolusi yang menjunjung tinggi Undang-Undang, sekaligus menghormati kontribusi historis dari para individu.

Pertemuan ini juga mencakup upaya yang lebih luas untuk memperkuat sistem peradilan, termasuk perekrutan lebih banyak hakim, jaksa, dan profesional hukum. Saat ditanya oleh Presiden Republik, Menteri Sérgio Hornai juga menegaskan kembali kebijakan tanpa toleransi terhadap kegiatan terlarang, dengan secara spesifik menyoroti bahwa operasi perjudian online ilegal tidak akan diizinkan.

Dimana, dialog ini menggarisbawahi kepemimpinan aktif Presiden Ramos-Horta dalam membela integritas dan kapasitas institusi negara serta dalam mencari solusi yang jelas dan adil untuk isu-isu nasional yang kompleks.

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!