DILI, 27 Agustus 2025 (TATOLI)—Dewan Menteri memutuskan untuk memberikan wewenang penuh kepada Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Marques Gonçalves Manetelu, untuk mewakili Pemerintah Timor-Leste pada Kongres ke-28 Serikat Pos Universal (UPU) yang akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab.
“Menteri Miguel mewakili Pemerintah Timor-Leste pada Kongres ke-28 UPU dan pada rapat pleno untuk memilih anggota Dewan Direksi organisasi tersebut,” ungkap laporan Rapat Dewan Menteri yang diakses TATOLI, Rabu ini.
Kongres UPU ke-28 akan berlangsung pada 08 hingga 19 September 2025, bertempat di Dubai World Trade Centre, Zabeel Halls, dan dihadiri oleh 192 negara anggota. Forum tingkat tinggi ini menjadi wadah untuk menetapkan pedoman strategis sektor pos global untuk periode 2026-2029.
Selain membahas arah kebijakan strategis, negara-negara anggota juga akan memilih pemimpin baru UPU, termasuk Direktur Jenderal dan Wakil Direktur Jenderal, serta 41 anggota Dewan Direksi.
Pemilihan dijadwalkan berlangsung dalam rapat pleno pada 18 September 2025, di mana setidaknya separuh anggota Dewan Direksi harus diperbarui sesuai ketentuan organisasi.
Universal Postal Congress adalah badan pengambil keputusan tertinggi dari Universal Postal Union (UPU)—agen khusus PBB yang mengatur kerjasama dan standar sektor pos global. Kongres ini dilaksanakan setiap empat tahun sekali, dihadiri oleh perwakilan dari 192 negara anggota, dan menjadi forum utama untuk menetapkan strategi UPU, kebijakan layanan pos internasional, serta arah transformasi sektor tersebut
Mengusung slogan “Leading the Change – Creating the Future”, Kongres ke-28 UPU bertujuan memperkuat ketahanan sistem pos global, mendorong inovasi, serta meningkatkan kolaborasi antarnegara anggota dalam menghadapi tantangan era digital dan perkembangan e-commerce.
Agenda utama yang akan dibahas meliputi penerapan strategi baru UPU untuk menjawab tantangan masa depan sektor pos, termasuk isu keamanan siber, inklusi keuangan melalui jaringan pos global, peningkatan standar kualitas layanan, serta integrasi pos dengan sistem logistik modern dan e-commerce.
Selain itu, kongres juga akan merumuskan kebijakan penting terkait pembayaran pos global, kesetaraan gender, hingga peran sektor pos dalam menghadapi isu perubahan iklim.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




