DILI, 30 Juni 2025 (TATOLI) – Menteri Kesehatan, Élia dos Reis Amaral, meminta masyarakat yang memelihara anjing untuk membawa hewan peliharaan mereka ke posko vaksinasi keliling yang telah disiapkan oleh Kementerian Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan (MAPPF), sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran rabies.
“Kami meminta seluruh masyarakat, khususnya yang memelihara anjing, untuk mendatangi posko keliling yang biasanya ditempatkan oleh dokter hewan dari Kementerian Pertanian di kebun Motael dan lokasi lainnya. Tolong bawa anjingnya untuk divaksinasi,” ujar Menteri Élia dos Reis usai mengikuti Rapat Dewan Menteri di Kantor Pemerintah, senin ini.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan Pemerintah dalam memerangi rabies. Masyarakat juga diimbau agar segera membawa hewan peliharaan yang menunjukkan gejala rabies ke pos-pos yang telah disiapkan.
Menurut Menteri, Pemerintah telah membentuk tim gugus tugas yang terdiri dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan (MAPPF), serta Sekretariat Negara Urusan Toponimi dan Tata Kota (SEATOU) untuk melakukan vaksinasi langsung kepada hewan peliharaan milik warga.
“Tim gabungan ini akan keluar masuk rumah warga untuk memberikan vaksinasi. Mereka akan memulai dari daerah perbatasan, kemudian bergerak ke wilayah-wilayah rawan yang sudah teridentifikasi,” jelasnya.
Ia menjelaskan, rabies merupakan penyakit yang ditularkan dari hewan seperti anjing dan monyet kepada manusia. Jika seseorang tergigit oleh hewan yang terinfeksi, mereka harus segera ke pusat kesehatan untuk menerima vaksin. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 98 anjing telah dinyatakan positif terkena rabies.
“Saya kira kerja tim gabungan ini harus kita perhatikan dengan saksama agar masyarakat tidak panik,” tambahnya.
Berdasarkan laporan MAPPF, sebanyak 1.557 ekor anjing telah divaksinasi dari Januari hingga Juni 2025. Sementara pada tahun 2024, total 52.524 hewan, terdiri dari 48.745 ekor anjing, 3.530 ekor kucing, dan 249 ekor monyet telah mendapatkan vaksinasi anti-rabies.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus mendukung program ini demi kesehatan bersama serta mencegah meluasnya kasus rabies di Timor-Leste.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




