DILI, 13 Juni 2025 (TATOLI)—Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian, Jose Ramos Horta menyampaikan ucapan belasungkawa atas tragedi pesawat Air India yang jatuh dan mengakibatkan 241 penumpang meninggal dunia dan satu orang selamat.
Tragedi pesawat Air India jatuh saat terbang dari India menuju London, Inggris setelah lepas landas, pada 12 Juni 2025, di kota Ahmedabad, India.
Ucapan belasungkawa disampaikan Presiden Republik Timor-Leste melalui surat ucapan belasungkawa yang ditujukan ke Presiden Republik India, Droupadi Murmu, pada tanggal 12 Juni 2025.
Dalam surat ucapan belasungkawa menyatakan, “disaat berduka dan bersedih, saya ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Presiden India dan Pemerintah, serta Rakyat India, dan khususnya kepada keluarga yang ditinggalkan, yang telah kehilangan orang yang mereka cintai dalam tragedi yang ini,” tulis Presiden Horta dalam Surat ucapan belasungkawa yang diakses Tatoli, Jumat ini.
Presiden Horta menyampaikan solidaritas Timor-Leste kepada semua keluarga korban dan memuji upaya otoritas India dalam melakukan operasi penyelamatan.
“Apresiasi kepada para profesional perawatan kesehatan yang menanggapi keadaan darurat dan memberikan dukungan kepada warga negara asing yang berada di dalam pesawat tersebut,” kata Kepala Negara.
Kepala Negara juga menekankan bahwa Timor-Leste terus mengikuti situasi dengan empati dan perhatian, disaat India berupaya memberikan perawatan dan dukungan kepada semua yang terkena kecelakaan tersebut.
Presiden Horta juga menyampaikan solidaritas mendalam dari Timor-Leste dan mendoakan kekuatan dan ketenangan bagi Pemerintah dan rakyat India selama masa sulit ini.
Sebelumnya, Pemerintah Timor-Leste juga telah menyampaikan ucapan belasungkawa atas tragedi pesawat Air India yang jatuh dan mengakibatkan 241 penumpang meninggal dunia dan satu orang selamat. Tragedi pesawat Air India jatuh saat terbang dari India menuju London, Inggris setelah lepas landas, pada 12 Juni 2025, di kota Ahmedabad, India.
Dalam laman resmi Pemerintah Timor-Leste yang diakses Tatoli, Jumat ini menyebutkan, Pemerintah Timor-Leste menyampaikan belasungkawa dan kesedihan yang sedalam-dalamnya atas tragedi yang terjadi pada 12 Juni 2025, di kota Ahmedabad, India, di mana sebuah pesawat Air India yang menuju London jatuh tidak lama setelah lepas landas, yang menyebabkan sedikitnya 241 orang meninggal dunia.
Dalam laman Antaranews yang dikutip Tatoli, Pesawat Boeing 787-8 tersebut lepas landas menuju Bandara Gatwick London pada pukul 13.38 waktu setempat pada Kamis dengan membawa 230 penumpang dan 12 awak, sebelum jatuh di kawasan Meghani Nagar, Ahmedabad, tak lama setelah tinggal landas.
Kecelakaan pesawat Air India pada Kamis ini merupakan insiden pertama pesawat Boeing 787 Dreamliner yang menyebabkan korban jiwa, menurut pangkalan data penerbangan Aviation Safety Network.
Dari total 170 insiden yang tercatat dialami pesawat tipe Boeing 787 sejak penerbangan perdananya pada tahun 2009, baru kali ini tercatat insiden yang memakan korban tewas.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




